Melalui “BRI Peduli Pengolahan Sampah”, Sulap Kawasan Kumuh Jadi Lingkungan Bersih 

Editor: Ary B Prass

JAKARTA, KRJOGJA.com- Sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (Corporate Social Responsibility/CSR) melalui “BRI Peduli Pengolahan Sampah” BRI menginisiasi memberikan bantuan berupa Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (Bank Sampah) di dua lokasi di Provinsi DKI Jakarta yaitu kepada warga RW 01, Kelurahan Pulo Gadung, Jakarta Timur dan warga RW 011, Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara.

Dampak dari keberadaan tempat Pengelolaan Sampah Terpadu dirasakan sendiri oleh warga RW 001, Kelurahan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Kondisi lingkungan setempat yang dulu sering diejek RW terkumuh, namun kini lingkungan tersebut berubah menjadi bersih dan mampu menjadi RW percontohan.

“Dengan bantuan BRI tersebut, kami tidak perlu menumpang dari RT lain, dulu kita dapat bantuan dari swadaya masyarakat bahkan pak RW mengeluarkan biaya untuk bank sampah itu. Karena dari awalnya kumuh dan jelek, diperlukan perapihan beberapa tahap,” cerita Sri Astuti yang menjabat sebagai Ketua RT 006 di RW 01.

Perempuan berusia 48 tahun ini mengakui ketika itu kondisi lingkungan di RW 01 Kelurahan Pulogadung masih terbilang kotor. Dalam arti, banyak sampah yang berserakan di lingkungan pemukiman penduduk. Mayoritas masyarakat masih memanfaatkan lahan pekarangan untuk tempat pembuangan sampah, serta banyak terdapat selokan yang mampet akibat adanya sampah.

“Mirisnya, saat itu semua RW di Pulogadung sudah memiliki bank sampah, kecuali di RW 01, RW kami” imbuhnya.

Pembangunan bank sampah dimulai pada Oktober 2021. Dengan bantuan BRI, sekarang bank sampah milik RW 01 menjadi lebih bagus. Di mana, dilengkapi toilet serta fasilitas listrik. Warga juga mudah mengambil air. Sebelumnya, mereka selalu kesulitan untuk mengakses hal-hal itu.

“Toiletnya dulu gak ada sekarang ada listrik dan air. Sebelumnya kita susah mengambil air, biasanya ambil air dari orang,” ujarnya.

Ia berinisiatif mengajukan proposal ke BRI karena mendapat saran dari sesama warga di lingkungan. “Kita diajari dari orang Lingkungan Hidup (LH) untuk bisa mengajukan proposal dan meminta bantuan ke BRI. Ketika mengajukan cairnya cepat gak lama,” katanya.

BERITA REKOMENDASI