Menggunakan Flynas, 400 Jamaah Umrah Anamta Diberangkatkan

TANGERANG.KRJOGJA.com–PT Annur Maknah Wisata (Anamta) Tour & Travel memberangkatkan 400 jamaah Umrah yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Keberangkatan jamaah dengan menggunakan maskapai Flynas ini, dilepas Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag DKI, H. Syamsuddin di Tangerang, Minggu (29/12/2019).

Direktur Utama Anamta Tour & Travel Zahrini Mahdi Muahammad mengatakan, keberangkatan jamaah Umrah kali ini merupakan yang kelima usai musim Haji lalu. "Ini merupakan pemberangkatan Umrah spesial yang kami selenggarakan di akhir tahun ini bagi para jamaah," ujarnya.

Menurut Zahrini, para jamaah ini merupakan peserta program spesial bertajuk "Umrah Akbar Anamta Bermunajat – Berkah, Mudah, Menambah Derajat". Program ini selanjutnya akan diselenggarakan setiap tahun, selain program regular yang diberangkatkan setiap bulannya.
Zahrini menambahkan, program untuk Umrah akbar kali ini mengambil tema #One FlightforAnamta, yang bertujuan mengakomodir masyarakat yang memanfaatkan momentum liburan untuk mengisi waktu libur dengan melaksanakan ibadah Umrah dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Saya bersyukur program ini berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak terutama kantor cabang di berbagai daerah," kata Zahrini.

Zahrini mengatakan, sejak Septermber lalu tercatat pihaknya sudah memberangkatkan 1.125 jamaah Umrah. Jumlah tersebut merupakan bagian dari keseluruhan jamaah Umrah Anamta yang mencapai 3.500 orang setahun.

Program #OneFlightforAnamta ini dikatakan spesial, karena rate yang dikenakan kepada jamaah hanya Rp 21,5 juta dengan fasilitas hotel berbintang tiga dan jarak sekitar 200 meter dari Masjidil Haram, Mekkah.
Zahrini mengungkapkan, tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah Umrah juga didukung regulasi yang sudah dipermudah.

"Misalnya soal rekam biometriks yang sudah dihapus, dan tentu saja mempermudah jemaah yang berasal dari daerah," ujarnya.

Zahrini menilai, regulasi yang dibuat Pemeintah memang sudah memenuhi syarat dan standar yang dibutuhkan seperti pesawat tidak boleh transit lebih dari dua kali, fasilitas hotel bintang tiga dan menyertakan tim dokter. "Regulasi seperti ini justru membuat jamaah lebih nyaman dalam beribadah," katanya.

Layanan yang diberikan Anamta kepada para jamaah pun sudah memenuhi standar yang ditetapkan dalam regulasi. Tujuannya, ingin membantu masyarakat yang berniat menjalankan ibadah agar terlaksana dengan nyaman, aman, dan lancar. "Meski mereka mengambil paket ekonomipun, pelayanan tetap Verry Importent Person," ujarnya.

Sementara H. Syamsuddin mengingatkan, sesuai dengan kebijakan Pemerintah agar manajemen Anamta memberikan layanan kepada para jamaah secara maksimal sesuai dengan paket yang dijanjikan.

"Saya juga mengingatkan agar para jamaah untuk menjaga kesehatan serta tidak terpisah dengan rombongan, dan luruskan niat untuk menjalankan ibadah Umrah hanya kepada Allah SWT, bukan berniat untuk menyaksikan tahun baru di Arab Saudi," katanya.Selain itu, jamaah harus menjaga diri maupun barang bawaan. "Selama ini, jamaah haji maupun Umrah Indonesia terkenal baik, dan karena itu harus menjaga nama baik bangsa Indonesia dengan cara bertingkah laku dengan baik, berpakaian dengan tertib dan sopan," kata Syamsuddin menambahkan.

Syamsuddin berharap, setelah para jamaah pulang kembali ke Tanah Air agar menjadi teladan dan meningkatkan kesalehan sosialnya di masyarakat serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. (Imd)
 

BERITA REKOMENDASI