Menurut Islam, Berbisnis Disertai Etika Baik

“Jadi apapun pekerjaan kita, harus kita jadikan ibadah, begitupun dengan bisnis. Bisnis yang seperti apa? Yaitu yang diniatkan ibadah, semata mencari ridha Allah SWT, menafkahi keluarga dan membantu orang yang tidak mampu,” kata alumni Pondok Pesantren Dar El Qolam dan Pondok Pesantren Tafidz Al Quran Rodhatul Muhsinin ini.

Dalam berbisnis pun ada etikanya, yang terutama adalah tidak mengandung judi dan riba. Produk yang dijual tidak bertentangan dengan hal-hal yang dilarang dalam Islam. Bila produk yang dijual melanggar aturan Islam dan mengandung keharaman, maka bisnis itu dilarang dalam Islam.Tutur Koko Lim.

Dalam kesempatan itu, Nina mengajukan pertanyaan mengenai perbedaan sukses dengan berkah. Menurut Koko Liem, sukses dan berkah hanya berbeda tipis. Sukses itu hanya dapat dinikmati ketika di dunia. Sementara berkah adalah sukses dunia dan akhirat. Orang yang sukses belum tentu berkah. Tetapi orang yang berkah sudah pasti sukses.(ati)

BERITA REKOMENDASI