Meski Ekonomi Lesu, PT Pengadaian Optimis Tahun Depan Naik 20 Persen

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kinerja PT Pegadaian (Persero) XI Semarang telah mencapai 104 persen, tercatat hingga hari ini sudah tercapai sekitar 4,9 Trilyun rupiah dan diusahakan pada akhir tahun 2019 mencapai 5 Trilyun rupiah. 

Hal ini diungkapkan Wakil Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Wahyu Kuncoro di sela-sela rapat koordinasi PT Pegadaian (Persero) XI Semarang, Senin (16/12) di Hotel Eastparc Yogyakarta.

Ia berharap pada 2020 mendatang dapat mengalami pertumbuhan hingga 20 persen dengan diimbangi perbaikan pelayanan, peningkatan kinerja, dan digitalisasi.

"Kami optimis dapat tumbuh 20 persen dengan mendorong market share pada UMKM dengan memperluas ekosistem dan memanfaatkan digitalisasi. Masyarakat masih banyak yang belum terlayani," ungkapnya.

Pemanfaatan tekhnologi melalui digitalisasi menjadi hal pokok, mengingat budaya masyarakat milenial yang berubah sangat cepat dan dinamis. 

"Selain itu peningkatan kapasitas terus dilakukan meliputi agen pegadaian untuk inklusi keuangan, sales force, dan digitalisasi bisnis dengan menggunakan aplikasi berbasis digital service," imbuhnya.

Banyaknya produk yang dimiliki salah satu BUMN tersebut diharapkan mampu melayani kebutuhan masyarakat. Setidaknya tercatat ada 4.148 outlet Pegadaian yang tersebar di Kecamatan di seluruh Pelosok Indonesia. 

Senior Vice Presiden PT Pegadaian Persero wilayah XI Semarang Mulyono memastikan proses digitalisasi layanan sudah dilakukan di kantornya. Diantaranya dengan menyediakan aplikasi pegadaian digital service yang memungkinkan nasabah melakukan seluruh transaksi produk tanpa harus antri di loket. Untuk mempertajam penetrasi pasar, pada tahun ini akan dibuka peluang menjadi agen pegadaian bagi masyarakat. 

"Melalui keagenan ini diharapkan lebih mendekatkan layanan kepada nasabah," pungkas Mulyono. (Aje)

BERITA REKOMENDASI