Pelistrikan di Papua Merupakan PR Besar

JAKARTA, KRJOGJA.com – PT Perusahaan Listrik Negara PLN (Persero) Direktorat Bisnis Regional Maluku dan Papua mengakui upaya pelistrikan di Papua merupakan pekerjaan rumah (PR) besar dalam menyokong cita-cita Indonesia terang secara berkeadilan.

Terkait hal itu, Direktur Bina Program Kelistrikan KESDM Jisman S menyebutkan, data untuk mencapai Rasio Desa Berlistrik (RDB) 100% di Provinsi Papua dan Papua Barat pada 2020, masih ada 414 desa dengan lebih kurang 78.000 rumah yang harus dilistriki.  

"Berdasarkan data Kementrian ESDM, RDB di Provinsi Papua dan Papua Barat saat ini sebesar 98,3%, yang dicapai melalui kontribusi PLN (48,5%), program Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dari  Kementrian ESDM dan listrik swadaya inisiatif pemda-pemda setempat," jelas Jisman dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Menghadirkan terang di seluruh bumi Papua bukan masalah sederhana mengingat tantangan penugasan PLN di Indonesia Timur, khususnya Papua untuk menuju RDB 100% adalah keterbatasan infratruktur karena sulitnya medan geografis, kerapatan hunian yang rendah, serta kompetensi sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan. 

Farah Aida Ilmiatul Kulsum, Mahasiswa Ilmu Budaya dari Universitas Gajah Mada (UGM) yang tahun lalu ikut dalam tim surveyor program inisiatif strategis “Ekspedisi Papua Terang 2018” menuturkan tentang beratnya medan jelajah di Papua yang dialami langsung bersama timnya yang tediri tiga mahasiswa plus tim PLN mendapatkan wilayah survey di pedalaman Mimika, Timika.  

"Untuk menuju lokasi tersebut, mereka harus menempuh perjalanan laut dengan kapal kecil selama sembilan jam, menembus ombak besar yang sewaktu-waktu bisa membalikkan kapal," katanya. (Ful)

BERITA REKOMENDASI