Pemda DIY Lakukan Reinventarisasi

YOGYA (KRjogja.com) – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY kembali melakukan inventarisasi UMKM di seluruh DIY untuk pemberdayaan dan penguatan modal seiring diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 98 Tahun 2014 tentang perizinan UMKM. Pendataan tersebut menyaring data UMKM yang benar-benar membuka usaha atau hanya sekedar mencari keuntungan melalui bantuan agar bantuan tepat sasaran hingga mendorong UMKM naik kelas.

Asekda Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Gatot Saptadi mengatakan sebanyak 12 paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat dimana 80 persen diantaranya berpihak kepada UMKM. Regulasi baik kemudahan akses permodalan maupun fasilitasi pembinaan UMKM ternyata belum tepat sasaran.

"Kami akan melakukan inventarisasi di DIY yang saat ini mencapai 230.000 UMKM. Kami akan melakukan pembaharuan data apa betul UMKM atau hanya UMKM yang ingin subsidi atau bantuan saja," ujar Gatot kepada KRjogja.com, Minggu (28/8/2016) malam.

Gatot menyampaikan re-inventarisasi UMKM ini searah dengan amanat PP 98/2014 untuk mengidentifikasi sejumlah UMKM yang sudah naik kelas atau usahanya telah berkembang. Pendataan ini sekaligus sebagai upaya pemerintah untuk mendorong UMKM untuk bisa menerapkan e-commerce atau proses transaksi jual beli online.

"UMKM DIY harus bisa menerapkan e-commerce tersebut, salah satunya untuk memutus mata rantai proses jual beli dari banyak tangan sehingga harga jual semakin mahal. Hal ini kembali ke inventarisasi tadi, mana yang sudah memungkinkan mendekatkan produsen kepada konsumen guna memangkas panjangnya jalur distribusi," ungkap Gatot. (R-4)

BERITA REKOMENDASI