Permintaan Naik, Harga Minyak Dunia Melambung

NEW YORK, KRJOGJA.com – Harga minyak dunia berakhir menguat pada perdagangan waktu setempat. Hal tersebut karena para investor memperkirakan permintaan baru dari kilang-kilang AS.

Minyak mentah AS mencatat kenaikan mingguan keempat berturut-turut, dan naik 12 % pada kuartal ketiga, sementara minyak mentah Brent mencatat kenaikan mingguan kelima berturut-turut dan kenaikan hampir 10 % untuk September.

Harga minyak telah terangkat di tengah ekspektasi pasar untuk permintaan baru dari kilang-kilang atau penyuling-penyuling minyak di Amerika Serikat, yang memulai kembali operasi mereka setelah dihentikan karena Badai Harvey.

Para analis mengatakan pasar telah membuat perjalanan sangat mengesankan dan sekarang saatnya untuk mundur dalam sesi mendatang.

Para pengebor minyak AS menambahkan enam rig minyak dalam minggu yang berakhir 29 September, sehingga jumlahnya menjadi 750 rig, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes dalam laporan mingguannya pada Jumat (29/9).

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, meningkat 0,11 dolar AS menjadi menetap di 51,67 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. (*)

BERITA REKOMENDASI