Pertamina Siap Implementasikan Perluasan Penggunaan B20 di Jateng- DIY

YOGYA, KRJOGJA.com – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Tengah (Jateng) dan DIY menyambut baik dan mengikuti sesuai kebijakan pemerintah tentang penggunaan campuran Biodiesel 20 persen atau B20 untuk produk gasoil kepada seluruh Badan Penyalur Usaha Bahan Bakar Minyak (BBM). Pertamina di Jateng DIY sudah mengimplementasikan perluasan penggunaan B20 pada produk Biodiesel atau Biosolar secara menyeluruh ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dan Statiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sejak 2016 lalu.

"B20 adalah bahan bakar yang mencampur komposisi minyak solar 80 persen dan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) 20 persen. Secara teknis pemberian 20 persen FAME kepada bahan bakar Gasoil tidak akan mempengaruhi kulitas produk dan tidak mengurangi standar Cetane Number (CN)," ujar Manager Communication and CSR PT Pertamina MOR 4 Jateng dan DIY Andar Titi Lestari kepada KRjogja.com di Yogyakarta, Senin (3/9/2018).

Andar menyampaikan sebagai informasi FAME memiliki 'soap effect' yaitu dapat membersihkan saluran pembakaran dengan mengangkat endapan sisa pembakaran di saluran pembakaran kendaraan Sehingga memiliki karakter pembakaran yang relatif bersih dan ramah lingkungan. 

"Guna mendorong peningkatan jumlah pengguna bahan bakar Biodiesel yang ramah lingkungan ini, kami sudah siap. Seluruh fasilitas Pertamina sudah siap 100 persen untuk mencampur dan menyalurkan biodiesel sebagai implementasi kebijakan mandatori B20," tambah Andar.(Ira)

BERITA REKOMENDASI