Pertumbuhan Manufaktur China Diluar Ekpektasi

CHINA, KRJOGJA.com – Aktivitas manufaktur China meningkat lebih dari yang diperkirakan pada Juni. Kenaikan ini menunjukkan bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut terus melawan ekspektasi perlambatan. 

Indeks Manajer Pembelian manufaktur (Purchasing Managers' Index/PMI) naik menjadi 51,7 pada Juni, meningkat dari sebelumnya 51,2 di Mei. Para analis sebelumnya memperkirakan kenaikan PMI hanya berada di angka 51. Angka di atas level 50 menunjukkan ekspansi, sedangkan angka di bawah level tersebut menunjukkan sinyal kontraksi. 

Di sektor jasa, layanan resmi PMI untuk Juni naik menjadi 54,9 dari Mei sebesar 54,5. Sementara data PMI sektor manufaktur cenderung perlu diawasi, lantaran pertumbuhan ekonomi China sangat mengandalkan konsumsi domestik. Saat ini, pertumbuhan sektor jasa menyumbang sebagian besar ekonomi daratan tersebut. Sektor jasa meliputi industri konsumen seperti real estat, retail, dan liburan.  "Data PMI menunjukkan bahwa pertumbuhan mungkin bertahan cukup baik bulan ini," jelas ekonom China di Capital Economics, Julian Evans-Pritchard, seperti dilansir CNBC. (*)

BERITA REKOMENDASI