Philips Luncurkan Program Berkelanjutan Baru

 JAKARTA (KRjogja.com) – Philips Lighting, pemimpin global dalam pencahayaan meluncuran program baru berkelanjutan lima-tahun, ‘Brighter Lives, Better World’ dalam Climate Week NYC. Philips Lighting untuk pertama kalinya mencanangkan tujuan berkelanjutan sebagai perusahaan terdaftar yang berdiri sendiri, melanjutkan sejarah panjang Philips dalam sepak terjang kelas dunia yang berkelanjutan dan program EcoVision-nya. 

Philips memenangkan posisi pemimpin industri dalam kategori Sustainability Index Capital Goods Dow Jones setelah dinominasikan selama empat tahun berturut-turut awal September 2016 ini. Philips Lighting memiliki peran integral dalam pencapaian ini dengan pendapatan yang mencapai 72 persen dari total penjualan pada tahun 2015 secara terus menerus.
 
"Kami berambisi memimpin industri dengan pencahayaan terkoneksi yang berkelanjutan, dan menjalankan komitmen meluncurkan program berkelanjutan ‘Brighter Lives, Better World’. Kami memiliki tujuan pasti untuk tahun 2020, termasuk meningkatkan penghematan energi, mengurangi limbah melalui pencahayaan sirkular dan memberikan akses pada pencahayan di daerah tanpa akses listrik," papar CEO Philips Lighting, Eric Rondolat dalam keterangan tertulis, Selasa (20/09/2016).

Program ‘Brighter Lives, Better World’ dibangun di atas ambisi Philips Lighting untuk menciptakan kehidupan yang lebih cemerlang dengan pencahayaan berkualitas yang meningkatkan kesejahteraan, keamanan dan produktivitas masyarakat. Perusahaan ini tengah mempercepat perpindahan ke LED yang lebih hemat energi dan sistem pencahayaan terkoneksi yang membantu menciptakan dunia yang lebih baik, di mana konsumen bisa menekan penggunaan energi mereka hingga 80 persen. 

"Komitmen penting dalam program untuk tahun 2020 ini mencakup pendapatan berkelanjutan dimana 80 persen  dari omset produk, sistem dan jasa memberikan keuntungan sosial dan lingkungan. Operasional berkelanjutan 100 persen merupakan operasional karbon netral, beralih 100 persen ke listrik terbarukan," tuturnya (Ira)
 

BERITA REKOMENDASI