Potensi UMKM Ekspor Tinggi di DIY-Jateng, Digital Marketing Jadi Solusi

Didampingi Pimpinan Bank Jateng Cabang Yogyakarta Sulton Syarif, Supriyatno menyebutkan tanggung jawab moral Bank Jateng sebagai agen pembangunan. “Kita mendukung gairah sektor industri jelang Normal Baru tidak banyak sambat, dari forum ini bisa berdialog dan bersinergi,” ujarnya menyebutkan kebijakan bunga rendah juga sudah digulirkan.

Dengan tema Peningkatan Ekspor di Era New Normal, CEO Sritex, Iwan S Lukminto mengakui awal pandemi hanya berprinsip jangan PHK karyawan “Kami mencari peluang yang ada dan melalui digital marketing justru omzet meningkat pesat bahkan tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya

Disebutkan awal pandemi, masker banyak ditimbun spekulan. Dengan penggunaan masker kain, permintaan tekstil meningkat justru penimbun masker jadi mati. “Saya juga dipaksa belajar marketing online karena pemasaran offline terhambat,” tutur Iwan

Melalui tokosritex.com branding Sritex juga menguat dengan transformasi produk, busana terkini, kemampuan SDM ditingkatkan bersinergi dengan UMKM/UKM. “Dalam 3 bulan masa pandemi konsentrasi membesarkan bisnis online, Juli pemasaran meningkat ke 100 negara,” jelasnya

Sedangkan Yoyok R yang mengelola Digital Marketing sejak 2006 menyebutkan awalnya dia menjual produk UMKM China dan kemudian fokus ke produk UMKM lokal. “Melalui digital marketing market utama kami di AS, Canada, Australia, Jerman, di 190 negara,” ujarnya

BERITA REKOMENDASI