Produk IKM Siap Bersaing di Pasar Global

BOGOR, KRJOGJA.com – Pesatnya perkembangan teknologi khususnya akses internet yang luas dan cepat, memberikan banyak manfaat, khususnya kepada pelaku industri kreatif untuk mengoptimalkan pemasaran produknya. 

Namun demikian, perlu disadari bahwa persaingan usaha kini semakin ketat, sehingga diperlukan inovasi agar bisa berkompetisi baik di pasar lokal maupun global.

Menyadari hal tersebut, Dekranasda Kota Bogor yang diketuai oleh Yane Ardian kemudian bersinergi dengan Vadiel Mekha, Konsultan Kreatif serta Rumah Kreatif BUMN Bank Mandiri dalam suatu program pembinaan yang dinamakan Naik KelasbyNext Step Consultant.

"Produk IKM Kota Bogor saat ini sudah bagus, namun kami terus berupaya meningkatkan para IKM melalui sejumlah program pembinaan agar mereka terus meningkatkan potensi dan kapasitas dirinya, sehingga produk kerajinan yang dihasilkan semakin bagus, kreatif dan menjadi ciri khas Kota Bogor," kata Yane Ardian, Ketua Dekranasda Kota Bogor, Senin (04/03/2019).

Vadiel Mekha, Konsultan Kreatif yang juga FounderNext Step Consultant menambahkan, pembinaan yang berlangsung dari Februari hingga Maret ini memang dirancang sedemikian rupa menyesuaikan kebutuhan IKM binaan Kota Bogor. Berkat dukungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor kami melakukan kurasi yang sangat ketat sehingga terpilihlah 25 dari ratusan IKM terbaik di Kota Bogor yang berhak untuk mengikuti pembinaan," jelasnya.

Menurut Vadiel, pihaknya fokus mempersiapkan IKM Kota Bogor dalam mengembangkan produk dengan sentuhan lokal namun memiliki cita rasa global. "Kami senang bisa menjadi bagian dari pembinaan ini, karena sejalan dengan program CSR Bank Mandiri untuk mendorong perkembangan ekonomi kreatif dan termasuksalah satunya pembinaan IKM," tambahnya.

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Beliau mengatakan, IKM Kota Bogor memiliki potensi yang sangat bagus. Pemerintah Kota pun turut mendukung perkembangan IKM ini dengan membuat sejumlah strategi pengembangan menjadi lebih sistematis, berkolaborasi dengan stakeholder dan tidak lagi sekedar basa-basi. "Kita bangun kekuatan bersama, ada pengrajin, perbankan, perusahaan dan dinas" ujarnya. (Imd)

BERITA REKOMENDASI