PSBB Hantam Bisnis Sharp Indonesia

JAKARTA, KRJOGJA.com – Tahun 2020 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi seluruh lapisan masyarakat terutama bagi para pelaku usaha tanah air. Sharp Indonesia sebagai salah satu perusahaan manufaktur elektronik terbesar di Indonesia pun sempat mengalami kendala akibat runtutan permasalahan yang terus terjadi sepanjang tahun 2020.

Namun kemampuannya untuk beradaptasi dan cepat tanggap dalam menghadapi setiap tantangan yang menghadang, membawa Sharp mampu bertahan dan mendulang kesuksesan dengan menemukan strategi – strategi baru dalam bidang penjualan dan peningkatan citra mereknya.

“Sempat terpuruk di awal tahun 2020 akibat dampak peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak pada penjualan dan penurunan kapasitas produksi, namun Sharp mampu bangkit dengan berhasil mencatatkan sejarah baru dengan berhasil memproduksi lemari es sebanyak 20 juta unit pada April 2020, cepat beradaptasi dan peka terhadap peluang yang ada, merupakan salah satu kunci keberhasilan kami”, kata Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia. , ungkap Shinji Teraoka di Jakarta, Senin (28/12).

Sharp Indonesia secara cepat melakukan perubahan pola kerja dan menciptakan inovasi dengan menjalankan pemasaran secara virtual yang memanfaatkan aset digitalnya, hingga berhasil dalam mempertahankan performanya.

Dikatakan, Sharp memiliki tiga fokus utama dalam menjalankan usahanya, yaitu kualitas produk saluran distribusi, dan layanan purna jual, Sharp Indonesia selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap kesetiaan konsumen dalam memilih produk Sharp.

BERITA REKOMENDASI