Realokasi Anggaran Rp1,829 Triliun, Kementerian PUPR Fokus Penanganan Covid-19

JAKARTA, KRJOGJA.com –  Total refocussing dan relokasi kegiatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  hingga Maret 2020  sebesar Rp. 1,829 triliun yang akan dimanfaatkan antara lain untuk kegiatan dan dukungan penanganan COVID-19.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono di Jakarta, Eelasa (21/4), dana tersebut dipergunakan untuk pembangunan fasilitas penampungan/observasi/karantina tahap II di Pulau Galang;. Rehabilitasi dan renovasi (0perasionalisasi) Wisma Atlet Kemayoran untuk RS Darurat. Kemudian  penyelesaian Rumah Sakit Akademi UGM sebagai RS Rujukan Penanganan COVID-19 di DI Yogyakarta serta  kebutuhan internal mendesak mengatasi Pandemi COVID-19 di lingkungan Kementerian PUPR di seluruh Indonesia, baik untuk peningkatan daya tahan tubuh seluruh staf (44.000 orang) dan sterilisasi Kantor-Kantor PUPR, termasuk Balai-Balainya.

Selain itu, menurut Basuki, untuk mitigasi Dampak COVID-19 , adanya program Padat Karya Tunai untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi angka pengangguran, khususnya di perdesaan di 34 propinsi yang terdiri atas Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di 10.000 lokasi : progres 485 lokasi sudah kegiatan fisik di 11 propinsi dan 1.959 lokasi sudah dilakukan sosialisasi. Pembuatan Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan (ABSAH) di 94 lokasi Pemeliharaan Rutin Jalan & Jembatan 47.017 Km.

BERITA REKOMENDASI