RI-Saudi Arabia Perkuat Kerjasama Pariwisata

JAKARTA, KRJOGJA.com – Indonesia-Saudia Arabia,dengan Saudi Arabia dalam tingkatkan kerjasama dalam bidang perdagangan, pariwisata dan investasi (trade, tourism and investment).

Demikian Muhammad Hasan Gaido, President ISABC.di Jakarta Senin (14/10 2019). Menurutnya, Kegiatan yang mempertemukan dua pihak yakni antara Indonesia dengan Saudi dalam rangka meningkatkan kerjasama dalam bidang perdagangan, pariwisata dan investasi (trade, tourism and investment).

“Kita tahu bahwa Saudi dan Indonesia mencapai masa keemasan hubungan bisnis, ditandai dengan saling berkunjungnya dua pimpinan Negara dengan sambutan yang istimewa,” kata Muhammad Hasan Gaido, President ISABC.

Menurutnya hubungan bisnis antara Saudi dengan Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar untuk terus ditingkatkan. Dengan jumlah jemaah umroh Indonesia rata-rata 1,3 juta per tahun dan jemaah haji 220 ribu orang per tahun, tentu membutuhkan layanan-layanan yang membuka peluang bisnis dua Negara. Mulai dari bisnis perhotelan, catering hingga pariwisata.

Hasan mencontohkan bisnis catering dimana jemaah Indonesia lebih nyaman mengonsumsi makanan asli Indonesia. Fakta tersebut sesungguhnya merupakan peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha ekspor ikan dan bahan makanan lain dari Indonesia untuk mengirimkan ikan dan bahan makanan lain ke Saudi Arabia.
“Juga produk-produk fesyen, produk kerajinan dan pariwisata. Produk Indonesia harus bisa masuk ke pasar Saudi,” lanjut Hasan.

Untuk kebutuhan tenaga professional, jelas Hasan, Saudi membutuhkan dalam jumlah yang sangat besar. Dengan target kunjungan baik wisatawan maupun jemaah haji/umroh mencapai 30 juta per tahun, dimana hotel-hotel memiliki kapasita antara 2000 hingga 5000 kamar, tentu ini menjadi peluang bagi tenaga professional Indonesia.

ISABC jelas Hasan siap memfasilitasi para pebisnis dari kenalan hingga transaksinya. Ia yakin apa yang digagas tersebut dapat membuka lebar peluang usaha serta meningkatkan ekonomi kedua Negara di bidang investasi, perdagangan, pariwisata, tenaga profesional dan industri.

Forum Business Saudi Arabia-Indonesia tersebut menghadirkan 22 peserta dari Arab Saudi terdiri atas pemerintah dan swasta yang dikawal langsung oleh Presiden SAIBC, Mr Maher Saleh Alnahdi. Mereka bergerak dalam berbagai bidang bisnis mulai dari perhotelan, bisnis catering, transportasi dan pariwisata.

“Kami berharap bisa bersinergi dengan pengusaha Indonesia, dan kami akan memudahkan semua urusan Indonesia di Saudi,” kata Maher.

Business Forum Saudi Arabia-Indonesia kali ini sejatinya merupakan bagian dari rangkaian event perdagangan terbesar Indonesia yang mengundang tamu-tamu manca Negara bertajuk Trader Expo Indonesia (TEI) 2019 yang akan berlangsung 16-20 Oktober 2019.
Selain itu, Business Forum Saudi Arabia-Indonesia juga merupakan bagian dari roadshow Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang akan digelar 12-17 November 2019.

ISEF adalah kegiatan ekonomi syariah dunia yang diharapkan mampu mensukseskan cita-cita Indonesia sebagai sentral ekonomi syariah dunia.
Melalui kegiatan Business Forum Saudi Arabia-Indonesia 2019, setidaknya akan menghasilkan program transaksi business to business (B2B) dan penandatanganan nota kesepahaman antara pengusaha dua Negara, minimal 5 atau 6 kerjasama.(ati)

 

BERITA REKOMENDASI