RI Terapkan Biodiesel 20%, Malaysia Kapan?

JAKARTA,KRJOGJA.com – Malaysia berkomitmen untuk segera menerapkan Bahan Bakar Biodiesel (Fatty Acid Methyl Ester/FAME) dengan kandungan minyak sawtit 20% atau yang biasa disebut B20. Hal tersebut dipastikan saat pertemuan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) beberapa waktu lalu.

Direktur Keuangan, Kepatuhan dan Manajemen Risiko Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Catur Arianto Widodo mengatakan, dalam pertemuan tersebut Malaysia baru akan menerapkan B20 dalam dua tahun mendatang. Artinya penerapan B20 di Malaysia baru bisa dilakukan pada tahun 2020.

Saat ini sendiri Malaysia memang belum menerapkan kebijakan B20. Adapun kebijakan yang sudah diterapkan di Malaysia hingga saat ini baru B10.

Sementara Indonesia sendiri sudah memulai untuk menjalankan kebijakan B20. Adapun kebijakan B20 sendiri diresmikan langsung oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution pada awal September 2018.

"Mereka komit (untuk terapkan B20). Mungkin 2 tahun dari sekarang ya," ujarnya saat ditemui di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Menurut Catur, ada beberapa hal yang menyebabkan Malaysia belum menerapkan B20. Meskipun begitu dirinya tidak bisa membeberkan alasan mengapa Malaysia belum menerapkan kebaijakan B20. (*)

B20

BERITA REKOMENDASI