SAExpo Targetkan Nilai Transaksi Mencapai Rp 5 M

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – SAExpo 2020 bertajuk ‘UMKM Bergerak di Masa Pandemi Covid-19’ resmi digelar di Ambarrukmo Plaza, Selasa (27/10/2020). Sebanyak 50 UMKM yang bergerak dalam bidang mebel dan kerajinan turut ambil bagian dalam pameran ini. Nilai transaksi dalam pameran yang dilaksanakan selama enam hari hingga Minggu (01/11/2020) tersebut ditargetkan mencapai Rp 5 miliar.

SAExpo yang sudah kali kedua digelar ini digagas Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) DIY. Pameran dibuka langsung Gusti Kanjeng Bendoro Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam X.

Ketua ASMINDO Komda DIY, Timbul Raharjo mengatakan pameran ini bertujuan mengangkat kembali roda perekonomian para pengusaha mebel dan kerajinan akibat terdampak pandemi Covid-19. Sepinya order mendorong dibukanya celah-celah market potensial agar usaha mereka dapat bergerak kembali.

“Sebagai wadah wadah pemasaran pangsa domestik, produk-produk hasil mebel dan kerajinan kualitas ekspor, SAExpo memberikan arah yang baik bagi produk-produk UMKM dalam menjumpai para pembeli yang memerlukan produk home asesoris dan projek-projek hotel maupun cafe lainnya,” jelas Timbul Raharjo.

Ia mengatakan barang-barang yang ditawarkan dalam pameran SAExpo merupakan produk kualitas ekspor yang tengah trend di Amerika maupun Eropa. Beberapa produk mebel yang ditawarkan yakni barang yang terbuat dari bahan kayu, logam maupun kaca.

Timbul Raharjo mengungkapkan sasaran utama pembeli dalam pameran ini adalah pasar lokal, namun juga tidak menutup kemungkinan pangsa nasional maupun internasional. Sehingga ia optimis perputaran rupiah dari pameran ini akan menembus angka Rp 5 miliar.

“Terget tersebut tentunya bukan tidak mungkin dapat tercapai karena produk yang ditawarkan memang unggulan. Kami juga menerapkan standarisasi tersendiri bagi produk yang dipamerkan,” tambahnya.

Ia berharap pameran ini dapat menjadi agenda tahunan bagi UMKM mebel dan kerajinan di Yogya maupun sekitarnya, termasuk Jateng dan Jatim. Mengingat wilayah ini telah menjadi icon penting dalam percaturan mebel dan kerajinan yang berbasis kayu serta sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif.

Sementara itu GKBRAA Paku Alam X saat membuka SAExpo mengaku sangat mendukung pameran ini. Ia berharap dengan adanya pameran ini maka dapat menggairahkan kembali usaha para pelaku UMKM yang beberapa bulan terakhir sempat terhambat karena pandmi. (*)

BERITA REKOMENDASI