Serapan Anggaran Kementerian PU Tembus Rp 30 T

JAKARTA, KRJOGJA.com  – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membelanjakan dana bagi pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia sekira Rp30,83 triliun atau setara 29,45% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2017 yang diterima sekira Rp104,7 triliun. Dengan belanja tersebut realisasi fisik di lapangan telah mencapai 33,19 %.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, progres fisik dan penyerapan anggaran saat ini lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada 22 Juni 2016, penyerapan anggaran mencapai 26,06% atau setara Rp25,6 triliun dari anggaran yang sebesar Rp98,19 triliun.

"Sementara untuk fisik, capaian tahun ini juga masih lebih baik yaitu sebesar 33,19%, dibanding tahun lalu sebesar 27,57 persen. Meski begitu, penyerapan anggaran tahun 2017 masih sedikit lebih rendah dari target yakni 30,83%,"ujarnya dalam keterangan tertulis Kementerian PUPR, Sabtu (24/6/2017).

Basuki melanjutkan, dari dana yang sudah dibelanjakan sekira Rp30,83 triliun, sekitar Rp30,01 triliun (97%) merupakan belanja infrastruktur yang dilakukan oleh empat Direktorat Jenderal (Dirjen) dengan alokasi dana terbesar, yaitu Bina Marga, Sumber Daya Air (SDA), Cipta Karya (CK) dan Penyediaan Perumahan (PnP). Penyerapan keempat Ditjen tersebut semuanya telah diatas target yang direncanakan. 

Sementara untuk per sektor, Basuki menerangkan, pembangunan konektivitas berupa jalan dan jembatan oleh Dirjen Bina Marga dengan pagu anggaran sebesar Rp43,77 triliun, telah digunakan sebesar Rp10,29 triliun atau 33,87% dengan progres fisik sebesar 33,87%. (*)

BERITA REKOMENDASI