Studi SAP: Perusahaan di ASEAN Fokus Pertumbuhan Pascapandemi

“Pada sektor industri apapun, bisnis harus menjalankan transformasi bisnis yang sebenarnya untuk menjadi perusahaan yang cerdas sambil tetap mengingat bahwa pelanggan adalah jalur untuk survival (bertahan hidup) dan sustainable growth (pertumbuhan yang berkelanjutan),” tambah Siow.

Dibandingkan dengan perusahaan yang lebih besar, UKM di kawasan Asia Tenggara merasa semakin sulit untuk mengimbangi ketidakpastian dan tantangan eksternal dalam lingkungan bisnis saat ini. UKM yang disurvei mengaku kesulitan beradaptasi dengan pasar yang berubah cepat (40% vs 29% perusahaan besar), kesulitan mengikuti perubahan keinginan dan kebutuhan pelanggan (38 % vs 43%), dan kesulitan mempertahankan pelanggan atau menjalankan bisnis berulang (34 % vs 30%). Ketiganya menjadi tantangan terberat untuk memenuhi prioritas strategis mereka.

BERITA REKOMENDASI