Ternyata Indonesia Masih Impor 29 Jenis Sembako Ini

JAKARTA (KRjogja.com) – 29 jenis sembako ternyata masih diimpor dari berbagai negara sepanjang Januari-Oktober 2016. Total nilai impor sembako Indonesia mencapai US$ 8,53 miliar dalam kurun waktu 10 bulan.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diterima, Rabu (16/11/2016), total nilai impor Indonesia sebesar US$ 11,47 miliar di Oktober ini. Realisasi nilai impor tersebut naik 1,55 persen dari September 2016. Sedangkan jika dibanding Oktober 2015 yang US$ 11,11 miliar, kinerja impor pada bulan kesepuluh 2016 mengalami kenaikan 3,27 persen.

Sementara nilai impor sepanjang Januari-Oktober ini sebesar US$ 110,17 miliar masih terkontraksi 7,50 persen dibanding periode yang sama 2015 yang sebesar US$ 119,1 miliar. Impor non-migas tercatat US$ 94,9 miliar atau turun 3,12 persen dari sebelumnya US$ 97,9 miliar di periode tersebut.

Adapun 29 komoditas yang rajin diimpor Indonesia periode Januari-Oktober 2016, yakni:
1. Beras sebesar US$ 480,33 juta
2. Jagung sebesar US$ 179,52 juta
3. Kedelai sebesar US$ 816,78 juta
4. Biji gandum atau mesin sebesar US$ 2,07 miliar
5. Tepung terigu sebesar US$ 39,31 juta
6. Gula pasir sebesar US$ 69,88 juta
7. Gula tebu sebesar US$ 1,55 miliar
8. Daging jenis lembu sebesar US$ 363,56 juta
9. Jenis lembu sebesar US$ 444,66 juta
10. Garam sebesar US$ 65,71 juta
11. Mentega sebesar US$ 72,69 juta
12. Minyak goreng sebesar US$ 24,76 juta
13. Susu sebesar US$ 368,05 juta
14. Bawang merah sebesar US$ 1,16 juta
15. Bawang putih sebesar US$ 355,52 juta
16. Kelapa sebesar US$ 894,23 ribu
17. Kelapa sawit sebesar US$ 1,08 juta
18. Lada sebesar US$ 23,27 juta
19. Kentang sebesar US$ 14,28 juta
20. Teh sebesar US$ 26,24 juta
21. Kopi sebesar US$ 46,21 juta
22. Cengkeh sebesar US$ 60,68 juta
23. Kakao sebesar US$ 144,74 juta
24. Cabai segar nihil
25. Cabai kering tumbuh sebesar US$ 30,79 juta
26. Cabai awet sementara sebesar US$ 1,23 juta
27. Tembakau sebesar US$ 368,41 juta
28. Singkong sebesar US$ 2,26 juta
29. Telur unggas sebesar US$ 12,13 juta. (*)

BERITA REKOMENDASI