Triwulan I/2020, IPCM Kumpulkan Laba Rp184 Miliar

Sementara itu, pendapatan dari terminal khusus (Tersus) mengalami peningkatan yang sangat signifikan lebih dari 400 %, atau sebesar Rp 26 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5 miliar. Dengan demikian kontribusinya terhadap total pendapatan menjadi sebesar 14%, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar 3%.

“Dari sisi produksi, pelayanan penundaan kapal secara total pada Pelabuhan Umum (IPC) dan di luar IPC  mengalami peningkatan sebesar 16%, dari 34.126 jam di Triwulan I 2019, menjadi sebesar

39.550 jam pada Triwulan I 2020. Sedangkan dalam GT jam naik 13%, dari 324 juta GT jam di Triwulan I 2019 menjadi 366 juta GT jam pada Triwulan I 2020. Peningkatan tertinggi terdapat pada pelayanan Tersus di luar IPC sebesar 343% dalam jam (dari 536 jam di Triwulan I 2019 dan menjadi 2.374 jam di Triwulan I 2020) dan 97% dalam GT jam (dari 12,3 juta GT jam di Triwulan I 2019 menjadi 24,4 juta GT jam di Triwulan I 2020).

Kontribusi pendapatan lainnya diperoleh dari pelayanan pada Pelabuhan Umum (IPC) yang juga mengalami peningkatan sebesar 5% dalam jam (dari 26 ribu jam di Triwulan I 2019 menjadi 27 ribu jam di Triwulan I 2020), dan 10% dalam GT jam (dari 244 juta GT jam di Triwulan I 2019 menjadi 270 juta GT jam di Triwulan I 2020). Selanjutnya Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) mengalami peningkatan sebesar 30% dalam jam (dari 7,5 ribu jam di Triwulan I 2019 menjadi 9,8 ribu jam di Triwulan I 2020), dan sebesar 7% dalam GT jam (dari 67,7 juta GT jam menjadi 72,6 juta GT jam).” jelas Herman Susilo, Direktur Komersial dan Operasi IPCM.

BERITA REKOMENDASI