UMKM DIY Harus Melakukan Inovasi Produk Sesuai Kebutuhan Pasar

YOGYA, KRJOGJA.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY senantiasa berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam upaya pemulihan ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DIY yang terdampak pandemi Covid-19. Untuk itu, Kadin DIY mendorong Industri Jasa Keuangan meningkatkan penyaluran pembiayaan bagi UMKM dan meminta pelaku UMKM itu sendiri berinovasi agar tidak hanya bangkit namun sekaligus berkembang.

Wakil Ketua Umum Kadin DIY Bidang Keuangan, Perbankan, Keuangan Syariah dan Pasar Modal DIY Wawan Hermawan menyatakan pemerintah sudah sudah tidak kurang-kurangnya menggulirkan berbagai skema bantuan bagi pelaku UMKM di DIY yang terdampak pandemi. Skema bantuan baik stimulus, insentif, keringanan antara lain berupa restrukturisasi, penyaluran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), hibah dan sebagainya.

“Pemerintah dari pusat sampai Pemerintah Kabupaten (Pemkab)/Pemerintah Kota (Pemkot) sudah cukup upaya membantu UMKM di DIY yang terdampak pandemi. Terlebih dengan adanya pelonggaran PPKM, khususnya dari sektor industri pariwisata membuat perekonomian masyarakat mulai membaik, meskipun belum seutuhnya pulih kembali,” tuturnya kepada KRJOGJA.com di Yogyakarta, Selasa (19/10/2021).

Wawan mengatakan level PPKM DIY pun mengalami penurunan dari level 3 menjadi 2 saat ini sehingga aktivitas ekonomi mulai bergerak. Hal ini menjadi prospek bagi pelaku UMKM di DIY bergerak kembali. Namun sayangnya masih kekurangan modal sehingga diharapkan peran Industri Jasa Keuangan dalam penyaluran pembiayaannya, terutama meningkatkan kredit murah bagi UMKM.

BERITA REKOMENDASI