Usung Konsep Urban and Family, One Batam Mall Beroperasi Oktober 2020

BATAM, KRJOGJA.com – PT Batam City Mega Perkasa, pengembang ternama di Kota Batam yang telah sukses dengan Mall Batam City Square, pada tahun 2017 memulai megaproyek shopping centre 'One Batam Mall'. Berlokasi di jantung kota Batam (Batam Centre), tepatnya di ruas Jl Raja H Fisabililah No.9, Teluk Tering, dengan bangunan 8 (delapan) lantai yang terdiri dari 3 basement 1 roof dan 5 lantai komersial, yang kedepannya akan dilengkapi dengan Hotel, Office Tower dan apartemen. 

Menurut Humas One Batam Mall Qory Sandioriva bangunan Mall  ini nantinya akan menjadi etalase terbesar di Kota Batam, bahkan menjadi salah satu yang terbesar di Sumatera karena tempat bertemu warga dan wisatawan. "Mengusung konsep lifestyle, urban and family, One Batam Mall akan menjadi destinasi baru keluarga, teman, kaum milenial maupun rekan kerja untuk berkumpul. Situasi ini didukung dengan design yang memanjakan pengunjung nantinya, dengan konsep design three in one, yaitu alfresco, shopping mall & market place. Arsitektur bangunan dirancang oleh PHL Architect," tandasnya.

Qory menjelaskan bangunan ini  menempati area seluas 4,5 Ha, gross area mall 170,000 m2. Ratusan tenant yang terdiri dari tenant besar (anchor) dan specialty  akan mengisi One Batam Mall. Rencana beroperasi di Oktober 2020 saat ini progres pekerjaan konstruksi telah mencapai 90 persen. Bahkan pekerjaan finishing sudah dimulai. Sedangkan pemasaran dan pengisian tenant sebagian besar dilakukan oleh GMT Commercial.

Qory mengakui Kota Batam merupakan salah satu kota pelabuhan penting di Indonesia yang juga menjadi pintu masuk menuju Singapura dan Malaysia serta berbagai tujuan lain. Posisi strategis yang bersama dengan Pulau Bintan dan beberapa pulau disekitarnya sehingga menjadi segitiga pertumbuhan baru.

 "Kondisi ini didukung dengan kebijakan pemerintah dan pemerintah daerah yang pro investasi mendorong berdatangan para investor terutama dari Singapura, Amerika, Jerman, Jepang dan berbagai negara lain.  Hal ini mendorong tumbuhnya permintaan akan bangunan perumahan dan fasilitas sehingga mendorong para pengembang berlomba lomba melakukan investasi di sektor property di Kota Batam dengan berbagai tipe dan variannya," tandas Qory.

Perkembangan kebutuhan sebagai manifestasi kondisi tersebut, kata Qory mendukung pertumbuhan kota menjadi kota service antara lain shopping centre dan hospital guna memenuhi kebutuhan penduduk dan masyarakat Batam. Termasuk pengunjung atau wisatawan (lokal maupun asing) yang datang dan menuju ke Singapura maupun sebaliknya. (*)

BERITA REKOMENDASI