Kisah 3 Mahasiswa & Pengusaha Burgerchill Dapat Beasiswa BRI Peduli-Creation 2021

Editor: Ary B Prass

Jakarta – Tiga mahasiswa Universitas Padjadjaran yang sekaligus menjadi pengusaha makanan bermerek dagang Burgerchill berhasil mendapatkan beasiswa dari BRI melalui program BRI Peduli-Creation (creative inaction) Scholarship, sekaligus didorong untuk mengembangkan usaha rintisan tersebut.

Ketiga mahasiswa Unpad tersebut adalah Founder & CEO Burgerchill Dzaky Muhammad dan Founder & COO Burgerchill Naufal Muhammad, keduanya adalah saudara kembar, serta Manager of Quality Control Product sekaligus PR Burgerchill Ahlam Nauval.

Naufal dan Dzaky awal membuka Burgerchill yaitu sejak pertengahan 2020 saat pandemi Covid-19 sudah melanda Indonesia. Mereka berdua berjualan burger dari rumah dengan sistem pre-order. Konsumennya adalah teman satu sekolah atau kawan di kampus.

Uang hasil penjualan kemudian ditabung oleh kedua saudara kembar itu. Setelah terkumpul, keduanya membeli alat-alat usaha seperti kompor hingga kulkas. Keinginan membuka usaha terdorong oleh semangat agar dapat independent secara finansial untuk membiaya kuliah dengan uang pribadi.

Saat itu mereka baru menjadi mahasiswa di jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpad. Namun perjalanan awal usaha mereka tidak terlalu mulus. Burgerchill terhantam pandemi.

“Usahanya yang di-scale up untuk membayar UKT (uang kuliah). Tapi outlet ditutup. H-1 pembayaran UKT, tidak ada uangnya. Sedangkan uangnya terpakai untuk bayar karyawan dan bikin outlet. Kakak menyuruh cuti kuliah dan fokus di bisnis. Saat itu ibu kami sampai sakit juga” kenang Dzaky.

Kendati demikian mereka tak patah semangat dan berputus asa. Saat itu Dzaky dan Naufal sudah melibatkan Ahlam yang dikenal sejak ketiganya bekerja menjadi penyiar di Radio Ardan FM. Burgerchill mulai menjajal media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memperluas pasar.

Video mereka viral, di TikTok menyedot 6 juta penonton dengan pengikut mencapai 100 ribu. Hal itu menarik minat beberapa kampus untuk menjadikan pengusaha-pengusaha muda ini menjadi pembicara dalam seminar. Tak terkecuali almamater tercinta mereka, Unpad.

Pada Juli 2021, BRI mengatakan program “BRI Peduli – Creation (Creative In Action) Scholarship” yang memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang memiliki inovasi, ide, terobosan baru yang kreatif dan unggul dengan apresiasi uang perjalanan inovasi, ide, terobosan baru yang kreatif dan beasiswa untuk kuliah.

Saat itu, Dzaky, Naufal dan Ahlam memutuskan untuk mengikuti program tersebut. Hampir dua bulan lamanya Burgerchill berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dalam program BRI Peduli – Creation ini. Saat mengikuti program ini mereka sempat tidak percaya diri. Ahlam menyebut karena mereka baru pertama kali mengikuti program beasiswa seperti ini.

“Kami berhasil karena dari segi inovasi yang ditawarkan. Kami pun berupaya memberdayakan lingkungan sekitar dengan mengedepankan prinsip SDG’s,” ujar Ahlam.

“Kami pun punya data. Data arsip digital dari kami juga. Itu yang buat kita percaya diri. Usaha-usaha temen yang lain baru pada mulai. Kita sudah 1,5 tahun,” kata Dzaky menanggapi.

Selain itu, ada faktor lain yang membuat ketiganya kian semangat memenangkan kompetisi. Mereka melihat kehadiran Burgerchill menjadi harapan bagi keenam karyawannya. Burgerchill bisa membuka lapangan pekerjaan baru meski ekonomi terhambat pandemi.

Bahkan mereka bermimpi kelak bisa membantu ratusan hingga 1.000 karyawan untuk bekerja di industri makanan dan minuman yang baru mereka rintis tersebut. Selain itu, Ahlam yang merupakan mahasiswa semester kelima di jurusan Kimia fakultas MIPA, Unpad, mengatakan Burgerchill ditargetkan menjadi bisnis makanan segar nomor wahid di Tanah Air.(*)

BERITA REKOMENDASI