Penuh Antusiasme, 972 Jurnalis Berpartisipasi Dalam BRI Fellowship Journalism

Aestika menuturkan masa on site mesti dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh jurnalis untuk menggali informasi potensi ekonomi wilayah, keunikan, hingga kondisi UMKM. Jurnalis dapat memotret kondisi pemulihan ekonomi di berbagai daerah dan menyiarkannya ke publik.

Di samping itu, BRI memberikan ruang pengembangan kompetensi jurnalis dalam program ini. Pasalnya, sebanyak 36 jurnalis dengan karya jurnalistik terbaik selama on site berkesempatan mendapatkan beasiswa magister di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.

“Fellowship Journalism ini menjadi langkah nyata BRI dalam mendukung insan media untuk terus berkarya dan mengembangkan kompetensinya. Kami meyakini program ini memiliki multiplier effect yang kuat dari aspek sosial dan ekonomi, baik bagi BRI, insan media, hingga pelaku UMKM,” ungkapnya.

Aestika menambahkan, insan media merupakan stakeholder yang esensial bagi BRI. Kehadirannya yang senantiasa menjadi jembatan publik untuk memperoleh informasi mengenai BRI. Sadar akan pentingnya hal itu, BRI Fellowship Journalism ini menjadi komitmen perseroan untuk mendukung insan media di Indonesia.

“Kami terus berupaya mendukung insan media di Indonesia agar bisa terus berkembang. Di sisi lain, inisiatif BRI ini menjadi langkah kami untuk memperkaya konten berita media yang menekankan semangat bangkit dari keterpurukan ekonomi,” pungkasnya.(KN)

BERITA REKOMENDASI