Sekolah Ekspor BRI, Tahapan Journey UMKM Tembus Pasar Internasional

Editor: Ary B Prass

JAKARTA, KRJOGJA.com – Dorong UMKM tembus pasar internasional, BRI memfasilitasi tiga pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) binaannya mengikuti Pasar Senggol Turki, ajang festival ekonomi dan budaya Indonesia pada Minggu (5/6) di Halic Congress Center di Istanbul, Turki.

Ketiga UMKM binaan tersebut adalah Soloputri, Rendang Oma Keenan dan Bebek Jawara. Soloputri (@soloputri.id) yang merupakan UMKM tekstil artisanal yang diwarnai indigo. Rendang Oma Keenan merupakan UMKM yang memproduksi berbagai jenis rending, mulai dari rendang berbahan dasar daging sapi, berbahan dasar ikan, hingga berbahan dasar sayuran. Dan terakhir adalah Bebek Jawara, olahan makanan dengan cita rasa special berbahan dasar daging.

Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto menjelaskan BRI sebagai bank yang fokus di segmen UMKM perseroan tidak hanya melakukan pemberdayaan untuk peningkatan skala usaha semata. Namun juga, bagi UMKM yang memiliki produk layak akan diperkenalkan dengan pasar yang lebih luas, yaitu pasar internasional salah satunya melalui Pasar Senggol Turki tersebut.

UMKM juga didorong untuk go global, saat ini sudah banyak pelaku usaha yang dinaik kelaskan BRI. Berdasarkan data Maret 2022, di segmen kecil dan menengah sudah ada sebanyak 3.177 nasabah yang berorientasi ekspor.

Menurutnya, BRI mempunyai semacam “sekolah ekspor” di mana nasabah diajak melalui tahapan journey untuk menembus pasar internasional. Dimulai dari menjadi go modern dalam hal memperbaiki kualitas produk, meng-create story behind produk, packaging, branding, termasuk juga bagaimana mengelola keuangan, manajemen pemasaran, dan secara tertib melakukan pembukuan.

“Setelah itu kita juga akan ajak mereka untuk Go Digital. Next step-nya kita ajak lagi mereka untuk Go Online. Jadi kita sudah mulai mengenalkan pasar yang lebih luas, tidak hanya pasar lokal dimana dia memproduksi barangnya, tapi juga pasar yang lebih luas melalui e-commerce. Terakhir, setelah berhasil di situ maka kita ajak mereka untuk memperluas lagi pasarnya dengan Go Global,” kata Amam menjelaskan.

Selain itu, melalui Pasar Senggol Turki 2022 pihaknya pun berkomitmen mendukung eksistensi dan pengembangan pelaku UMKM diaspora Indonesia di luar negeri. Ajang itu pun diharapkan dapat memperkenalkan dan mempromosikan kepada masyarakat Turki produk UMKM diaspora Indonesia juga produk UMKM yang langsung diberangkatkan dari Tanah Air. Sehingga dapat menjadi angin segar bagi para pelaku usaha agar dapat selalu produktif, kreatif dan inovatif untuk mengembangkan produk UMKM-nya. (*)

 

BERITA REKOMENDASI