Banting Stir dari Pembuat Drumband menjadi Face Shield, Covid-19 Membawa Nur Keberuntungan

ADAGIUM bahwa yang kuat, bukanlah orang yang mampu mengangkat gunung. Tetapi orang yang pintar menyesuaikan zaman. Inilah yang membuat Nur Herwiyanti kreatif. Pandemi covid-19 telah membuatnya bertahan dan berkreasi dengan zaman.

Wanita yang sehari-hari sebelumnya adalah pengusaha alat drum band tersebut, menyadari bahwa pada saat pandemi siapa yang mau main drum band? Larangan untuk berkumpul agar memutus mata rantai penularan Covid-19, berdampak juga pada usahanya. Pesanan alat drum band hanya datang satu dua dari luar Jawa, dan kemudian berhenti. “Saya memaklumi, siapa yang mau main drum band? Kebanyakan pesanan dari sekolah. Tetapi sekolah dilarang tatap muka” katanya.

Tetapi ibu rumah tangga yang juga Sekjen Ikatan Wanita Pengusaha Kota Yogyakarta tersebut pantang menyerah. Pengalamannya mengikuti berbagai seminar dan diskusi kreativitas, membuatnya berpikir untuk bersahabat dengan kondisi dan situasi.

BERITA REKOMENDASI