Barista Kulonprogo Kenalkan Kopi Sambil Berbagi

INGIN menikmati kopi sembari berbagi? Anda bisa datang ke lapak Kopikoki di Alun-Alun Wates setiap Minggu pagi. Di sana, ada empat barista Kulonprogo yang siap memanjakan lidah para pecinta kopi. Uniknya, kentungan hasil penjualan kopi ini tidak dinikmati mereka sendiri, melainkan disumbangkan kepada warga yang kurang mampu.

Adalah Usmandar Mayang (23), Budi Riyanto (35), Ignatius Prasetyadi (23) serta Ahmad Munawir (22), empat barista Kulonprogo yang berhati mulia. Mereka menggelar aksi sosial setiap Minggu pagi di Alun-Alun Wates, dengan cara menjual kopi yang hasilnya disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Usmandar Kepada KRjogja.com membeberkan awal mula perjalanan aksi sosial mereka. Menurutnya, modal berjualan kopi diperoleh para barista dari patungan kantong pribadi. "Modal itu kami gunakan untuk membeli bahan baku kopi, yang kemudian dijajakan di Alun-Alun Wates setiap Minggu pagi," katanya.

Keempat barista berhati mulia ini, memiliki rasa ingin berbagi yang sangat kuat, sekaligus ingin mengenalkan lebih jauh tentang kopi asli ke masyarakat Kulonprogo. Sebab dalam kacamata mereka, masih banyak masyarakat Kulonprogo yang mengkonsumsi kopi instant atau sachet. "Padahal itu sebenarnya tidak sehat. Karena itulah, kami memutuskan membuat aksi pengenalan atau mengedukasi masyarakat tentang kopi asli dari biji berkualitas di seluruh nusantara," jelasnya.

Biji kopi tersebut, kemudian diolah para barista secara manual. Menariknya, mereka yang datang untuk ngopi, tidak dituntut membayar dengan harga tertentu. Sebaliknya, para barista justru mempersilahkan para penikmat kopi membayar sukarela.  "Seluruh hasil penjualan kemudian kami sumbangkan kepada pihak yang membutuhkan," ujarnya senang.

Di awal aksi sosial, hasil penjualan kopi disumbangkan para barista ke panti asuhan. Namun setelah dievaluasi, akhirnya diputuskan pemberian bantuan ke warga kurang mampu yang diberikan modal usaha. "Sasarannya berbeda-beda setiap pekan. Harapannya, modal usaha tersebut bisa memperbaiki kehidupan mereka," tambahnya. (Amin Kuntari)

BERITA REKOMENDASI