#KasihLebihan Gojek, Membantu Mitra Driver Disaat Sulit

JAKARTA, KRJOGJA.com —Mitra driver Gojek merasakan manfaat dari kampanye #KasihLebihan yang dicanangkan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Di tengah situasi yang tidak menentu akibat COVID-19 ini, kampanye itu disebut membantu mitra driver.

Wulan, salah satu mitra driver Gojek menyatakan bahwa dirinya merasakan manfaat terhadap kampanye tersebut. Selain mendapatkan tip, dia mengaku beberapa pengguna aplikasi memberikan makanan melalui fitur pesan-antar makanan di aplikasi Gojek.

“Ada juga ketika saya dapat orderan GoShop, mereka malah memberikan belanjaannya itu untuk saya,” terangnya kepada wartawan, Selasa, 31 Maret 2020.

Dia juga mengungkapkan terima kasihnya kepada pihak aplikator lantaran sudah memberikan mengupayakan berbagai cara untuk membant para mitra drivernya. Dengan kampanye tersebut, dia merasa pihak aplikator telah menunjukkan kepedulian kepada para mitra drivernya.

Selain berbagai upaya lain untuk membantu para mitranya, Gojek mengajak masyarakat yang ingin berbagi untuk ikut mendukung mitra driver yang tetap beroperasi di tengah situasi pandemi COVID-19. Ajakan tersebut diwujudkan dalam kampanye #KasihLebihan.

Dalam kampanye tersebut, konsumen dapat memberikan uang tip sebagai bentuk penghargaan kepada driver. Disebutkan, opsi tip penghargaan yang tersedia dalam aplikasi hingga Rp100 ribu.

Pernyataan serupa juga datang dari Tyo. Mitra driver yang sering beroperasi di wilayah Tangerang dan Jakarta Barat ini mengungkapkan bahwa kampanye tersebut dinilai cukup membantu para driver. Menurut Tyo, penghasilan yang menurun seiring dengan pesanan tersebut berhasil diantisipasi dengan pemberian tip dari kustomer.

“Kalau untuk driver itu sangat membantu, karena di tengah yang sedang menurunnya order, kita bisa dapat tip dari kustomer yang baik hati, dan peduli kepada kami para driver yang masih memaksakan untuk onbid dalam keadaan yang kurang baik,” katanya, Selasa, 23 Maret 2020.

Diketahui, semenjak pemerintah memberikan imbauan bekerja dari rumah demi antisipasi persebaran COVID-19, pemesan layanan ojol mengalami penurunan. Hal ini dibenarkan juga oleh  Ketua Presidium nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono. Menurut Igun, penurunan mencapai angka 50 hingga 70 persen.

“Mungkin sekarang udah 80 persen kali ya. Makin ke sini semakin sepi orderan itu, baik retail ataupun penumpangnya pun dan pengiriman barang.” jelasnya Igun pada Jumat pekan lalu.

Di samping melakukan kampanye tersebut, pihak Gojek juga berupaya memberikan proteksi terhadap para mitranya drivernya dengan memberikan hand sanitizer, masker, dan vitamin C demi antisipasi persebaran COVID-19.

Dalam keterangan resminya yang diterbitkan pada 23 Maret 2020, Gojek secara kontinu menyediakan ribuan masker, hand sanitizer, vitamin, dan desinfektan untuk mitra driver. Gojek juga mengaktifkan SOP (Standar Operasional) saat berkendara bagi konsumen dan driver untuk saling melindungi kesehatan bersama. (*)

BERITA REKOMENDASI