2016, Hasil Investasi Asuransi Rp31,87 Triliun

JAKARTA, KRJOGJA.com – Hasil investasi asuransi jiwa selama tahun 2016 meningkat hingga 2.441 persen. Tahun 2015 asuransi jiwa mencatat kerugian investasi hingga sebesar Rp 1,36 triliun. Sedangkan tahun 2016 berhasil mencatat hasil investasi, atau untung, sebesar Rp 31,87 triliun.

"Kinerja industri asuransi jiwa menunjukkan pertumbuhan yang signifikan selama tahun 2016. Seperti investasi asuransi jiwa selama tahun 2016 meningkat hingga 2.441 persen,” kata Pemimpin Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) Mucharor Djalil, di selaInsurance Award 2017 dan buka pusa bersama di Jakarta, Rabu (07/06/2017) malam.

Selain itu, kata Djalil pencapaian laba komprehensif meningkat 55 persen pada 2016 dari Rp 9,35 triliun di tahun 2015 menjadi Rp 14,48 triliun di tahun 2016. 

Aset juga tumbuh cukup tinggi, yakni meningkat 23 persen, dari sebesar Rp 338,36 triliun tahun 2015 menjadi Rp 417,97 triliun pada 2016. Sedangkan pendapatan premi tumbuh 25,4 persen, di tahun sebelumnya masih sebesar Rp 122,04 triliun kemudian mencapai Rp 153,04 triliun pada tahun 2016. 
Di sisi lain, kenaikan juga terjadi pada klaim neto yang melonjak hingga 82 persen.  

Pada tahun 2015 klaim neto tercatat sebesar Rp 74,90 triliun kemudian meningkat menjadi Rp 136,63 triliun di tahun 2016. Sementara itu kewajiban naik 23,6 persen menjadi Rp 323,87 triliun pada 2016, dibanding tahun 2015 sebesar Rp 262 triliun. Sedangkan klaim bruto hanya naik tipis 15,84 persen.
Sementara itu untuk asuransi umum, menurut Djalil masih terpengaruh oleh kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih di tahun lalu. 

Hal ini terlihat dari nilai aset 75 perusahaan asuransi umum di tahun 2016 tercatat sebesar Rp 125,39 triliun. Naik dua persen jika dibandingkan aset 2015 sebesar Rp 122,85 triliun. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI