2018, Adira Finance Targetkan Pembiayaan Rp39 Triliun

SLEMAN, KRJOGJA.com – PT Adira Finance sepanjang tahun 2018 mengincar pembiayaan diseluruh sektor mencapai Rp39 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan realisasi total pembiayaan di tahun 2017 sebesar Rp 35 triliun. Guna memenuhi target tersebut, manajemen mengadakan Program Sobat (Sering Order, Banyak Tawaran) mulai Jumat-Minggu (19-21/01/2017) di Jogja City Mall.

BACA JUGA :

2018, Adira Finance Bidik Pembiayaan Rp3,5 T

3500 Peserta Ikut 'Lari Asyik' Bareng Adira Finance

Kecelakaan Lalin Berdampak Pada Perekonomian Nasional

"Yogyakarta menjadi kota pertama penyelenggaraan program ini. Selanjutnya disiapkan program serupa di seluruh Indonesia. Program ini tidak hanya meningkatkan pembiayan mobil baru, namun multi produk. Misalnya bundling antara pembiayaan mobil dengan motor, motor dengan furniture. Bahkan semua layanan yang disediakan Adira Finance mulai dari kendaraan bermotor, elektronik, furniture sampai gadget," kata Kepala Divisi New Car Nasional I Dwi Prasetyo didampingi Kepala Wilayah Area Jawa Tengah Adira Finance Irfan Budianto dan Kepala Cabang Yogyakarta Setyo Priyadi, Jumat (19/01/2017).

Dwi menjelaskan pihaknya 'mencuri start' guna memperkenalkan program loyalti ini kepada nasabah sejalan dengan tumbuhnya industri mobil nasional. Hal ini terbukti dengan kehadiran produk terbaru pabrikan sehingga ingin memperbesar pangsa pasar pembiayaanya. Karena itu, manajemen telah menggandeng pabrikan dan Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM). Termasuk beberapa produsen aksesoris dan pendukung lainnya.

"Di otomotif, pembiayaan masih didominasi mobil sekira 55 persen. Sisanya baru mobil (penumpang dan komersial). Kami tetap optimistis target yang diberikan bisa terpenuhi meskipun persaingan semakin ketat. Jateng-DIY merupakan pasar potensial karena memiliki jaringan infrastruktur sangat memadai," paparnya.

Dwi menambahkan pembiayaan mobil terbesar berasal dari pabrikan Astra seperti Toyota, Daihatsu dan Isuzu. Selanjutnya, produk non pabrikan Astra seperti Suzuki, Mitsubishi dan Honda. "Pembiayaan antara mobil penumpang dan komersial hampir seimbang. Kami siap membiayai mobil komersial seperti truk bila ada permintaan. Jawa Tengah sendiri memberi kontribusi sebesar 20 persen dari total pembiayaan nasional," tandasnya.

Kepala Wilayah Area Jawa Tengah Adira Finance Irfan Budianto menjelaskan setiap tahun mampu membiayai sektor otomotif (sepeda motor dan mobil) sebesar Rp700 miliar dan memiliki aset hingga Rp4 triliun. Sedangkan melalui program ini, konsumen bisa menadapatkan paket spesial seperti diskon khusus dari dealer, paket bunga murah dan uang muka (down payment/DP) ringan. Selain itu, cash back, approval bagi nasabah lama dan aneka doorprize.

"Kami memilih Yogyakarta sebagai kota pertama penyelenggaran progam 'Sobat' Mobil Adira Financee karena memiliki potensi besar. Kami juga memberikan konsep one stp solution dengan menghadirkan pilihan kendaraan berkualiats di satu lokasi," tandasnya. (Tom)

BERITA REKOMENDASI