2019, Youtube Cetak Pendapatan Rp213 T

JAKARTA, KRJOGJA.com – Google mengungkapkan laba pendapatan pada bisnisnya yaitu YouTube dan Cloud. Namun pengumuman laba pendapatan yang diungkapkan oleh perusahaan induk Google, Alphabet ini terbatas sehingga sulit melihat profitabilitas untuk bisnis-bisnisnya.

Mengutip laman CNBC, Jakarta, Selasa (4/2/2020), YouTube sendiri menghasilkan USD15,5 miliar atau Rp213 triliun (kurs Rp13.754/USD) selama 2019, dengan USD4,72 miliar atau Rp64 triliun pada kuartal keempat.

Sebagai perbandingan, pada 2018, YouTube menghasilkan USD11,16 miliar atau Rp153 triliun dan USD3,61 miliar, di mana Rp49 triliun tercatat pada kuartal keempat tahun itu.

Laba itu belum termasuk pada pendapatan non-iklan YouTube, seperti berlangganan TV YouTube dan pendapatan pada Google lainnya.

CFO Google dan Alphabet, Ruth Porat mengatakan pendapatan non-iklan YouTube mencapai USD3 miliar pada kuartal keempat tahun 2019. Dia menambahkan, sebagian besar pendapatan masuk dari iklan di YouTube.

Seorang informan di Google yang tidak disebutkan namanya juga menyebutkan jika laba paling besar memang berasal dari iklan di YouTube. Meskipun dia tidak menyebutkan jumlah persentasenya, tapi tetap pendapatan terbesar memang berasal dari iklan.

Sedangkan pada bisnis Google bernama Cloud menghasilkan USD8,92 miliar atau Rp122 triliun selama tahun 2019, dengan USD2,61 miliar atau Rp35 triliun pada kuartal keempat. Adapun pada 2018 lalu, pendapatan Cloud hanya sebesar USD5,84 miliar atau Rp80 triliun, dengan USD1,71 miliar atau Rp23 triliun pada kuartal keempat. (*

BERITA REKOMENDASI