2023, UUS Wajib Di-Spin Off

BOGOR (KRjogja.com) – Perbankan yang miliki Unit Usaha Syariah (UUS) wajib melakukan spin off atau melepaskan diri dari induknya hingga akhir tahun 2023. Dengan demikian per 1 Januari 2024 semua bank yang memiliki UUS harus spin off dan berubah menjadi Bank Umum Syariah (BUS)

"Undang undang perbankan syariah menyatakan, wajib spin off tahun 2023, atau 15 tahun sejak diundangkan (2008)," kata   Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan, dan Perizinan Perbankan Syariah Bank Indonesia Deden Firman H belum lama ini.

Menurut Deden saat ini baru ada 13 bank umum syariah (BUS) dan 21 UUS yang masih bernaung dengan induknya. Dengan rincian, 7 UUS milik bank konvensional dan 14 UUS masih milik BPD."Masih ada waktu 7 tahun untuk bisa melakukan spin off, dari 21 UUS itu, ya, kalau satu tahun  paling tidak 3 UUS melakukan spin off kan selesai pas waktu yang ditargetkan," tegasnya.

Deden  mengakui, setiap UUS  yang akan spin off diwajibkan memenuhi ketentuan modal minimum sebesar Rp 500 miliar. Namun, tak hanya UUS yang terkena kewajiban modal minimum, bank induknya pun terkena hal serupa dengan ketentuan jumlah penyertaan induk harus sebesar 20 persen dari modal UUS maka induk harus punya modal lima kalinya yaitu Rp 2,5 triliun. Setelah itu, dalam 10 tahun bank umum syariah (BUS) hasil spin off harus menambah modalnya menjadi Rp 1 triliun, sehingga masuk kategori bank umum kelompok usaha (BUKU) II.

Kendati demikian, kata Dedsen jika sebagian besar BPD yang punya UUS belum memiliki modal Rp 1 triliun, maka muncul beberapa pilihan alternatif spin off UUS BPD.  Misalnya konversi atau menjual aset syariah ke bank umum syariah. "Bisa lewat aset semua dijual ke bank umum syariah lainnya. Tapi, jika sudah spin off, tidak boleh spin on masuk lagi jadi konvensional."

Dede mengakui kondisi keuangan syariah saat ini mengalami perlambatan. Hal ini bisa dilihat dari pertumbuhan sejak 2013 ketika mencapai 12 persen dari sebelumnya di 20 persen, bahkan di 2014 dan 2015 menurun jadi 9 persen dan 7 persen. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI