Agen Brilink Sumbang Fee Based Income Rp788,7 M

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sumbangan agen BRILink membuat fee based income yang dihasilkan tumbuh 75,7 persen dari Rp 448,82 miliar di akhir tahun 2018 menjadi Rp 788,71 miliar di akhir 2019.

Peningkatan pendapatan ini karena  akhir Desember 2019 tercatat 422.160 orang telah menjadi Agen BRILink di seluruh Indonesia, tumbuh dari posisi akhir Desember 2018 sebanyak 401.550. Artinya, per hari sebanyak 56 orang bergabung menjadi Agen BRILink.

Sepanjang Januari hingga Desember 2019, Agen BRILink berhasil memproses 521 juta transaksi finansial. Apabila dibagi dengan jumlah hari kalender sebanyak 365 hari, maka terdapat lebih dari 1,4 juta transaksi finansial per hari atau 59 ribu transaksi per jam.

“Peran Agen BRILink di tengah masyarakat nyatanya tidak hanya menyediakan layanan transaksi perbankan semata,” kata Sekretaris Perusahaan BRI, Harry Purnomo, di Jakarta, Senin (27/1).

Dikatakan, agen BRILink juga memfasilitasi masyarakat yang ingin mendapatkan akses asuransi mikro milik BRI yang disebut AM-KKM (Asuransi Mikro – Kecelakaan, Kesehatan dan Meninggal Dunia). Selain itu Agen BRILink berperan dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah, berlaku sebagai agen penyalur Bantuan Sosial Non Tunai dan sarana pembayaran zakat untuk mendukung program Inklusi Zakat.

Keberadaan Agen BRILink nyata terasa manfaatnya terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Saat ini keberadaannya sudah merambah di 51.661 desa di seluruh penjuru negeri. Transaksi finansial yang sering dilakukan masyarakat diantaranya transfer 39 persen, setoran tunai 25 persen dan tarik tunai 8 persen serta pembayaran PLN 8 persen. (Lmg)

 

BERITA REKOMENDASI