Agus Martowardojo Ingatkan Tantangan Ekonomi Global

JAKARTA, KRJOGJA.com – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan ada lima tantangan ekonomi global yang harus segera dibenahi Indonesia. Pertama, daya saing ekonomi yang belum kuat. 

"Ada beberapa hal yang bisa membuat ekonomi Indonesia lebih baik yakni dalam hal infrastruktur kelembagaan, inovasi teknologi, maupun human capital. Kedua, kapasitas dan kapabilitas industri yang terbatas seperti ekspor komoditas dan impor yang orientasi domestik. Oleh karena itu, BI akan mendorong ekonomi daerah untuk jadi lebih kuat," ungkap Agus Martomardojo.

Menurut Agus tantangan ketiga adalah terbatasnya pembiayaan khususnya untuk infrastruktur. Di sektor swasta, juga perlu ditingkatkan peranannya. Keempat, pertumbuhan ekonomi digital yang mengubah sektor riil dan finansial. 

"Dalam kapasitas mereka sebagai sumber ekonomi baru, maka BI, OJK, dan Pemerintah untuk memperkuat koordinasi dan kebijakan ekonomi digital yang bersinergi. Kelima, tantangan ekonomi inklusi.

"Ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi domestik mengalami defisit ganda baik di sisi fiskal dan neraca transaksi berjalan. Hal inilah yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi kita belum merespon pemulihan ekonomi global," katanya dalam diskusi panel di sela-sela peluncuran buku Laporan Perekonomian Indonesia tahun 2017, di gedung BI, Jakarta, Rabu (28/3).

Dijelaskan,  ada tiga momentum ekonomi, yang mengemuka sepanjang 2017. Pertama, bersumber dari global di mana ada perbaikan ekonomi dunia yang secara PDB 2017 naik 7 persen dari tahun sebelumnya 3,2 persen. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI