Asuransi Syariah Siap Dikembangkan di Turki

TURKI ingin mengembangkan keuangan syariah. Salah satu upayanya adalah mempersiapkan diri untuk memperkenalkan asuransi syariah atau takaful.

Dilansir dari Daily Sabah, Sabtu 3 Juni 2017, asuransi syariah merupakan produk keuangan yang pemegang polis menyumbangkan uang ke dalam aset (tabarru), untuk menjamin satu sama lain terhadap kerugian atau kerusakan. Perusahaan asuransi pun berperan sebagai pengelola dana tabarru.

Wakil Perdana Menteri Turki, Mehmet Simsek, kepada Anadolu, mengatakan pemerintah sedang mempersiapkan aturan asuransi syariah ke dalam sistem keuangan. Kini, persiapan itu sudah mencapai tahap akhir.

Simsek mengatakan, asuransi syariah ini ditujukan bagi masyarakat Turki yang cenderung enggan menggunakan asuransi konvensional karena masalah bunga.

Asuransi syariah ini berbeda dengan asuransi konvensional yang berdasarkan prinsip transfer risiko. Dalam asuransi syariah, premi yang didapat dari peserta asuransi, dikumpulkan di dana tabarru dan dikembalikan lagi kepada pemegang polis pada akhir periode.

" Jika terjadi risiko, kerugian peserta yang bersangkutan tercakup dalam risk fund. Perusahaan asuransi syariah bertanggung jawab atas pengelolaan dana risiko milik peserta," kata dia. (*)

BERITA REKOMENDASI