Bank BPD DIY Restrukturisasi Debitur KUR

YOGYA, KRJOGJA.com – Bank BPD DIY terus melakukan restrukturisasi debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tercatat lancar dalam pembayaran cicilan sebelumnya akibat dampak Covid-19. Realisasi restrukturisasi debitur KUR terdampak Covid-19 yang mayoritas merupakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 146,2 miliar bagi 1.961 debitur per Juni 2020 lalu. Restrukturisasi debitur KUR untuk UMKM harus terus digulirkan guna menjalankan maupun membangkitkan roda perekonomian di daerah.

Direktur Utama (Dirut) Bank BPD DIY Santoso Rohmad mengatakan, Bank BPD DIY sebagai salah satu banyak penyalur KUR terbesar pun terus melakukan restruktrukturisasi debitur KUR. Dengan catatan, restrukturisasi debitur KUR tersebut yang lancar pembayaran cicilan pinjaman sejak Desember 2019 lalu. “Kita melakukan restrukturisasi debitur KUR yang lancar pembayarannya terhitung akhir tahun lalu. Ada 3.108 debitur terdampak Covid-19 yang sudah mengajukan restrukturisasi KUR tersebut,” kata Santoso di Bangsal Kepatihan, Selasa (23/6).

Santoso menyampaikan restrukturisasi kepada debitur KUR Bank BPD DIY tersebut diantaranya penundaan pembayaran, penurunan suku bunga dan lain-lain. Restrukturisasi bagi debitur yang lancar diberikan kesempatan penundaan pembayaran sampai dengan 12 bulan maksimal tergantung kondisi masing-masing. Bahkan, rencananya bakal ada penurunan suku bunga KUR dan subsidi bunga bagi UMKM dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), namun masih menunggu petunjuk teknis (juknis).

BERITA REKOMENDASI