Bank Dilarang ‘Galau’, Likuiditas Mencukupi

JAKARTA (KRjogja.com) – Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi &  Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) Juda Agung, mengatakan, perbankan tidak usah trauma akan kekurangan likuiditas hingga akhir tahun. 

Bahkan, kata Juda perbankan juga tidak perlu berlomba-lomba menaikkan tingkat suku bunga untuk mencari dana segar. Sebab, dana perbankan yang ada di BI saat ini sudah mencapai Rp 320 triliun atau jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 200 triliun.

Juda menjelaskan sebentar lagi ada dana repatriasi yang akan masuk hingga Desember 2016 ini diperkirakan mencapai Rp 143 triliun. Sedangkan yang sudah masuk September Rp 10 triliun, dan bulan Oktober akan masuk Rp 40 triliun, jadi hingga Desember kita perkirakan akan masuk Rp 100 triliun. 

Ekonom PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk Ryan Kiryanto mengatakan, secara umum untuk perbankan kekurangan likuditas itu no issu. Karena bank-bank dengan BUKU 3-4 bisa mencapai mencari cost of fund, dari berbagai sektor. Bahkan bank-bank di luar negeri tersebut juga bisa berkolaborasi dengan bank di dalam negeri untuk mencari likuiditas.  "Jadi kalau soal likuidtas, bank-bank di indonesia no issu," tegasnya. (Lmg)

 

BERITA REKOMENDASI