Bank Mandiri Gencarkan Penggunaan E-Money

YOGYA (KRjogja.com) – PT Bank Mandiri Tbk menggenjot penggunaan kartu nirsentuh sebagai pengganti uang tunai (e-money) bagi masyarakat. Beragam edukasi dan sosialisasi digencarkan perseroan seperti mendukung pelaksanaan Prambanan Jazz 2016.

VP Corporate Communications PT Bank Mandiri Tbk Ahmad Reza menjelaskan penggunaan e-Money dalam rangka mensukseskan Gerakan Nasional Non Tunai atau Less Cash Society dalam transaksi ekonomi yang dicanangkan Bank Indonesia sejak tahun 2014. Melalui e-Money seluruh transaksi nasabah akan lebih mudah dan praktis sehingga tidak perlu membawa uang tunai.

"Penggunaan e-money juga mengantisipasi nasabah dari transaksi uang palsu, mengurangi biaya pencetakan uang tunai sampai menghindari kembalian uang dengan permen. Selama ini penggunaan transaksi elektronia masyarakat Indonesia masih rendah sehingga perlu lebih banyak dilakukan edukasi," kata Ahmad Reza disampingi Head of Mandiri Art Desiree dan Internal Communication Bank Mandiri Sofi kepada wartawan, Jumat (19/08/2016).

Ahmad Reza menjelaskan secara nasional, Bank Mandiri hingga akhir tahun 2015 telah menerbitkan 6,6 juta kartu e-money. Sedangkan per Juni 2016 perseroan sudah menerbitkan 7,7 juta kartu e-money dengan nominal transaksi mencapai Rp 1,6 triliun. Namun, dengan berbagai sosialisasi dan edukasi, manajemen berharap terjadi peningkatan hingga 8,6 juta kartu sampai akhir tahun 2016.

Terkait pelaksanaan Prambanan Jazz 2016, Bank Mandiri menyediakan 10 cashier dengan 3 mobile cashier di Pasar Kangen selama Sabtu-Minggu (20-21/08/2016) guna mengedukasi masyarakat menggunakan e-money. Karena itu, semua transaksi di 65 tenant yang ada tidak menggunakan uang tunai dan perseroan berharap mampu menjual 10 ribu kartu. (Tom)

BERITA REKOMENDASI