Bank Muamalat Kucurkan Pembiayaan Rp200 Miliar

JAKARTA,KRJOGJA.com – Dirut PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Achmad K. Permana berharap hingga akhir tahun 2020 akan mengucurkan pembiayaan sebesar Rp 200 miliar kepada organisasi Islam Hidayatullah. Pembiayaan ini meningkat dari tahun 2019 lalu yang mencapai Rp 93 miliar.
Rencananya untuk tahap awal akan dikucurkan pembiayaan sekitar Rp 70 miliar.

“Strategi kami untuk menyalurkan ke organisasi Islam, karena amal usahanya jelas dan komitmennya tinggi. Makanya kami berani memberikan pembiayaan hingga Rp 200 miliar ke Hidayatullah, karena kami sudah menjalin kerjasama sejak tahun 2016. Dan jingga saat ini kredit bermasalahnya atau NPF nol persen,” kata Dirut PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Achmad K Permana disela sela acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank Muamalat dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Nashirul Haq, di Jakarta, Rabu (12/2).

Dikatakan, dilanjutkannya kerjasama dengan Hidayatullah memiliki jaringan yang luas di seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya 580 pesantren, 310 sekolah dan perguruan tinggi, jaringan retail Sakinah Mart, hingga perusahaan yang bergerak di beberapa lini usaha.

Bahkan ke depan, strategi utama Bank Muamalat akan fokus menjalin organisasi yang berbau Islam di Indonesia. Hal ini terbukti dalam kurun waktu 2 tahun terakhir dilakukan kerjasama dengan berbagai organisasi Islam, maka ada penambahan rekening baru sebesar 274 ribu rekening. Serta 130 ribu calon jemaah haji yang mendaftar di Bank Muamalat.

“Jadi dalam 2 tahun terakhir tidak banyak kegiatan marketing kami, voba bayangkan hanya dengan kerja sama dengan organisasi Islam saja, ada 275 ribu penambahan rekening baru dan 130 ribu calon jemaah haji mendaftar di Bank Muamalat, berapa uang yang harus kami keluarkan untuk mencari nasabah sebanyak itu. Makanya ke depan kami akan fokus menggarap segmen dengan organisasi Islam ini,” tegasnya.

Di samping kerja sama bisnis, Bank Muamalat juga bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan milik Hidayatullah, Islamic Medical Service (IMS), dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satunya adalah Bank Muamalat menghibahkan satu unit mobil hapus tato gratis pada tahun 2017 lalu. Mobil tersebut dilengkapi dengan peralatan medis sesuai dengan standar kedokteran.

Mobil ini sudah berkeliling ke kota-kota besar di Indonesia, tak hanya di pulau Jawa, tetapi juga kota-kota di Sumatera hingga Kalimantan. Program ini bahkan mendapat penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM tahun lalu atas program pembinaan terhadap para warga binaan lembaga pemasyarakatan dengan menghapus tato mereka.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Nashirul mengatakan, Hidayatullah memilih Bank Muamalat sebagai mitra dalam mengembangkan pembiayaan karena Bank Muamalat merupakan pelopor perbankan syariah di Indonesia. Selain itu, keduanya memiliki kesamaan dalam visi di bidang muamalah.

“Bank Muamalat dan Hidyatullah punya visi yang sama yaitu berkomitmen untuk mengimplementasikan prinsip syariah di bidang muamalah,” ujarnya. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI