Bank Permata Bukukan Laba Bersih Rp 748 Miliar

JAKARTA, KRJOGJA.com – PT Bank Permata Tbk ('PermataBank' atau 'Bank')  sepanjang tahun 2017 membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 748 miliar. Hal ini merupakan titik balik yang besar mengingat Bank sebelumnya mencatat kerugian di tahun 2016. 

Pencapaian ini didorong oleh membaiknya kualitas aset, pertumbuhan kredit yang baik di semester kedua 2017, pemulihan kredit bermasalah dan pengelolaan biaya secara disiplin.

 "Tahun 2017 merupakan tahun konsolidasi bagi Bank dengan memperkuat kerangka manajemen risiko, meningkatkan efisiensi operasional,meningkatkan jumlah nasabah dan terus berinvestasi pada produk dan layanan baru. Saat ini kami berada di jalur yang tepat menuju profitabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan," kata  Direktur Utama PermataBank Ridha DM Wirakusumah sebagaimana keterangan persnya, Jumat (23/02/2018).

Ridha menjelaskan perseroan memperkuat basis permodalan dan mengakhiri 2017 dengan neraca yang jauh lebih kuat, memposisikan Bank dengan baik untuk pertumbuhan di masa mendatang.

Penyaluran kredit lebih rendah dibandingkan tahun lalu disebabkan oleh fokus Bank tuntuk memperbaiki kualitas aset dan penjualan NPL pada semester pertama. Pertumbuhan kredit turun 7% yoy, namun pada kuartal IV tahun 2017 kredit tumbuh 5% dari Rp 92,8 triliun pada bulan September 2017 menjadi Rp 97,6 triliun pada bulan Desember 2017. 

Pertumbuhan kredit yang positif di Kuartal IV ini disumbangkan oleh kredit kendaraan bermotor (KPM), KPR dan SME. Kredit korporasi atau Wholesale Banking juga tumbuh dengan adanya nasabah-nasabah baru berkualitas baik pada portofolio mereka dan secara berkesinambungan membantu nasabah yang sudah ada (existing clients) mengembangkan bisnisnya. (*)

 

BERITA REKOMENDASI