Berakhir Bulan Ini, 6 Juta Wajib Pajak Sudah Sampaikan SPT

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat, sampai Jumat (16/3), sebanyak 6,1 juta Wajib Pajak telah menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) 2017.

"Target kami sekitar 14 jutaan Wajib Pajak yang melapor, kami harapkan ada 8 juta lagi yang akan memasukkan SPT," kata Dirjen Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan dalam acara Spectaxcular 2018 di Jakarta, Minggu (18/3/2018).

Robert menyampaikan, kepatuhan membayar pajak masyarakat terus meningkat, dengan tingkat kepatuhan pelaporan SPT Tahunan PPh 2016 mencapai 73 persen. Diperkirakan tahun ini persentase Wajib Pajak yang menyampaikan SPT Tahunan PPh bisa sampai 80 persen dari total sekitar 18 juta Wajib Pajak Orang Pribadi yang harus menyampaikan SPT.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) DIY Dionysius Lucas Hendrawan mengingatkan kepada para Wajib Pajak, batas waktu penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2017 paling lambat 31 Maret 2018 dan SPT Tahunan Badan Tahun Pajak 2017 paling lambat 30 April 2018.

Masyarakat diharapkan menyampaikan SPT Tahunan lebih awal karena dapat menghindari kemungkinan server overload atau gangguan teknis pada jaringan internet, sehingga Wajib Pajak terhindar dari risiko terlambat lapor.

"Untuk memberikan kemudahan kepada para Wajib Pajak, Kanwil DJP DIY juga mengkampanyekan penyampaian SPT Tahunan 2018 melalui e-filing dan e-form serta pembayaran melalui e-billing," ujar Dionysius Lucas Hendrawan, Minggu (18/3/2018).

Hendrawan dalam siaran persnya juga menjelaskan, untuk menyebarluaskan informasi dan sosialisasi serta meningkatkan kesadaran tentang pelaporan SPT melalui e-filing/e-form dan pembayaran melalui e-billing, secara serentak di seluruh Indonesia diselenggarakan Spectaxcular 2018 pada 18 Maret, termasuk di Yogyakarta.

Di Yogya, event ini diselenggarakan Kanwil DJP DIY di Jalan Jenderal Sudirman Yogya, kerja sama dengan lima Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan Kanwil DJP DIY. "Dalam event ini kami juga menginformasikan mengenai manfaat pajak kepada masyarakat luas, sekaligus membuka pelayanan Pojok Pajak," katanya.

Menurutnya, pesan dari acara ini antara lain keunggulan penyampaian SPT secara elektronik yang lebih nyaman, karena dapat dilakukan di mana saja tanpa harus datang ke Kantor Pajak. Juga lebih mudah, karena sudah menggunakan fitur auto-calculation sehingga jumlah pajak terutang akan dihitung secara otomatis oleh sistem. Selain itu lebih cepat, karena sudah menggunakan fitur auto-populated sehingga informasi dari pemberi kerja akan langsung muncul dalam formulir isian sehingga cukup dicek kebenarannya oleh wajib pajak," paparnya.

Ditambahkan, penyampaian SPT secara elektronik dilakukan melalui portal DJP di laman https://djponline.pajak.go.id/account/login. E-filing dapat dilakukan secara langsung di website, sedangkan pengisian SPT dengan e-form dilakukan dengan mendownload formulir SPT untuk kemudian diunggah (upload) di laman portal DJP. (Lmg/Ira)

 

BERITA REKOMENDASI