BI : Bansos Non Tunai Perluas Akses Keuangan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng, mengatakan, penyaluran bantuan sosial atau bansos secara non tunai diharapkan bisa mengakselerasi perluasan akses keuangan agar bisa lebih luas dan bisa mendorong peningkatan  ekonomi

Apalagi, kata Sugeng saat ini penerima bansos  sebanyak 6 juta penerima program keluarga harapan (PKH) dan ditargetkan bisa diperluas menjadi 10 juta penerima

"Penyaluran bantuan sosial secara non tunai diharapkan bisa mengakselerasi perluasan akses keuangan agar bisa lebih luas. Keuangan secara non tunai bisa berdampak besar untuk Indonesia dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng dalam acara Seminar Nasional Penyaluran Bantuan Sosial secara Non Tunai sebagai strategi Perluasan Akses Keuangan Masyarakat, di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Menurut Sugeng penyaluran program bansos melalui skema non tunai diharapkan bisa mendukung efisiensi karena ditargetkan bisa tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat harga dan tepat administrasi.

Sugeng menambahkan bansos juga bisa mendukung program keuangan inklusif dan didukung oleh sejumlah pilar, antara lain elektronifikasi. Dalam pilar ini termasuk implementasi gerbang pembayaran nasional (GPN) yang telah diluncurkan untuk meningkatkan interoperabilitas dan interkoneksi untuk efisiensi dalam penyaluran. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI