BI : Brexit Lemahkan Ekonomi Dunia

JAKARTA (KRjogja.com) – Keputusan mengejutkan yang diambil oleh Inggris untuk keluar dari Uni Eropa diyakini akan berdampak terhadap ekonomi global. Bahkan, menurut prediksi Bank Indonesia, ekonomi global hanya akan tinggi antara 3,2 hingga 3,4 persen pada tahun 2017. Hanya sedikit lebih tinggi dibangunkan prediksi IMF tahun ini.

"Pasca Brexit IMF baru saja memangkas ekonomi global dari 3,2 ke 3,1 persen. Tapi prediksi kita tahun lalu hanya akan meningkat antara 3,2 hingga 3,4 persen," kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Juda Agung di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (25/7/2016).

Berdasarkan data BI, negara yang paling terdampak dari kebijakan ini adalah Inggris. Dari asumsi pertumbuhan ekonomi tahun 2017 sebesar 2,2 persen, diproyeksikan ekonomi Inggris hanya akan tumbuh sebesar 0,5 persen. Prediksi ini jauh lebih rendah dibandingkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Uni Eropa sebesar 1,2 persen.

Ekonomi Jepang bahkan diperkirakan hanya akan stagnan dengan proyeksi pertumbuhan adalah 0 persen. Namun, kata Juda, China merupakan salah satu negara yang paling tidak berdampak terhadap Brexit. Penyebabnya adalah karena kecilnya ketergantungan China terhadap Inggris.

"China yang paling sedikit (dampaknya). Dari prediksi 6,2 persen pada RDG (Rapat Dewan Gubernur) pada bulan Mei menjadi 6,1 persen pada tahun 2017," tutupnya. (*)

BERITA REKOMENDASI