BI DIY Pastikan Aman, Rupiah Telah Dikarantina 14 Hari

YOGYA, KRJOGJA.com – Bank Indonesia (BI) DIY melakukan karantina uang Rupiah selama 14 hari sebelum diedarkan, menyemprot disinfektan pada area perkasan, sarana dan prasarana, serta memperhatikan higenitas SDM dan perangkat pengolahan uang. Hal ini guna memastikan ketersediaan uang yang layak edar dan higenis dalam meminimalisir penyebaran Covid-19.

Kepala Perwakilan BI DIY Hilman Tisnawan mengatakan pihaknya telah menyiapkan kebutuhan uang tunai yang terdiri dari Uang Pecahan Besar (UPB) dan Uang Pecahan Kecil (UPK) dengan total sebesar Rp 2,6 triliun pada periode Ramadan hingga Idul fitri 2020 ini. Stok UPB dan UPK yang disediakan tersebut turun sebesar 50 persen dibandingkan periode tahun 2019 lalu.

“Khusus untuk UPK, BI DIY menyediakan seluruhnya dengan kondisi gress belum pernah beredar dimasyarakat atau biasa disebut Hasil Cetak Sempurna (HCS). Sedangkan untuk UPB, kami menyiapkan stok dengan dua kondisi yaitu HCS dan Uang Layak Edar (ULE) eks peredaran di masyarakat yang sudah melalui proses karantina selama 14 hari dan diberikan disinfektan sebelum didistribusikan kepada masyarakat,” papar Hilman di Yogyakarta, Jumat (22/5/2020).

BERITA REKOMENDASI