BI Repo Rate, Bank Berikan Bunga Murah

YOGYA (KRjogja.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY meminta perbankan segera menyesuaikan BI 7 Day Repo Rate di posisi 5,25 persen sebagai suku bunga acuan yang baru menggantikan BI Rate. OJK menilai dengan diterapkannya BI 7 Day Repo Rate ini menjadi peluang perbankan untuk memberikan suku bunga murah kepada nasabahnya maupun dunia industri di tanah air.

Kepala Perwakilan OJK DIY, Fauzi Nugroho mengatakan perubahan suku bunga acuan dari BI Rate menjadi BI 7 Day Repo Rate yang membedakan masalah tenor dari satu tahun menjadi tujuh hari. Dari suku bunga 6,25 persen menjadi 5,25 persen sehingga terdapat selisih 1 persen.

"Harapannya perbankan bisa membagi masyarakat tergantung dari pricingnya. Sebelumnya kan menggunakan pricing dengan tenor 1 tahun maka hal itu tidak mungkin dipakai sekarang jadi perbankan harus mengimbanginya," ujar Fauzi, Selasa (23/08/2016).

Fauzi menyampaikan perbankan itu mempunyai 'mitch and match' dana yang diperdagangkan apabila turun nantinya perbankan malah rugi. Perbankan harus melihat perubahan suku bunga acuan ini sebagai peluang untuk memberikan suku bunga yang lebih murah kepada industri. "Perbankan mempunyai 'Asset and Liability Management' sebagai strategi pricing.  Penentuan pricing tersebut tentunya melihat kondisi industri keuangan maupun naik turunnya suku bunga," kata Fauzi. (R-4)

BERITA REKOMENDASI