BI Repo Rate Tetap, Bank Siap Turunkan Bunga Kredit

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Suprajarto mengatakan, walaupun Amerika Serikat telah menaikkan tingkat suku bunga The Fed, namun Bank Indonesia tidak menaikkan  BI7 day Reverse Repo Rate. 

Kondisi ini, kata Suprajarto akan menjadi sinyal bagi perbankan terutama bagi BRI untuk menurunkan tingkat suku bunga pinjamannya. Bahkan, berharap tingkat suku bunga bisa satu digit sama seperti   suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) sebesar 7 persen.

Dia menjelaskan dengan penurunan suku bunga kredit maka akan memberikan harapan lagi dana murah akan lebih baik dan lebih efisien.

Sebagaimana diketahui Bank Indonesia  tetap pertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate tetap sebesar 4,25 persen, dengan suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 3,50 peraen  dan Lending Facility tetap sebesar 5 persen danbberlaku efektif sejak 23 Maret 2018.

"BI tetap pertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate tetap sebesar 4,25 persen, dengan suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 3,50 peraen  dan Lending Facility tetap sebesar 5 persen,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman, di Jakarta, Kamis (22/03/2018).

Dikatakan, kebijakan tersebut konsisten dengan upaya menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta turut mendukung pemulihan ekonomi domestik.  "Bank Indonesia memandang bahwa pelonggaran kebijakan moneter yang ditempuh sebelumnya tetap memadai untuk terus mendorong momentum pemulihan ekonomi domestik,” tegasnya.

Ke depan, Bank Indonesia tetap fokus menjaga stabilitas perekonomian yang menjadi landasan utama bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi lebih kuat dan berkelanjutan. (Lmg)

 

BERITA REKOMENDASI