BNI Syariah Naik Kelas BUKU III

JAKARTA, KRJOGJA.com – Setelah mendapatkan suntikan tambahan modal sebesar Rp 255 miliar dari Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai bank induk dari BNI Syariah pada triwulan I tahun 2020, maka BNI Syariah naik kelas menjadi bank kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) III.

“Setelah mendapatkan tambahan modal dari bank induk BNI sebesar Rp 255 miliar pada triwulan I tahun 2020, maka pada BNI Syariah menjadi bank yang masuk BUKU III,” kata Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo pada acara Milad 10 tahun BNI Syariah yang bertajuk Tasyakur Hasanah secara virtual di Jakarta, Jumat (19/6).

Dikatakan, dengan masuknya BNI Syariah sebagai Bank BUKU III itu tandanya BNI syariah sudah memenuhi ketentuan modal inti. Adapun modal inti untuk bank BUJU III sekitar Rp 5 triliun – Rp 30 triliun.
Ditambahkan, selama 10 tahun perjalanan, BNI Syariah terus bertumbuh, hal tersebut dibuktikan dengan adanya pertumbuhan dari sisi aset, laba, pembiayaan, dan DPK.

Diawali dengan aset sebesar Rp 6,3 triliun di tahun 2010, bertumbuh menjadi Rp 49,9 triliun di tahun 2019. Pertumbuhan laba perusahaan yang semula berada pada posisi Rp 37 miliar di 2010, tumbuh menjadi Rp 603 miliar di 2019. Dari sisi pembiayaan, di tahun 2010 penyaluran pembiayaan sebesar Rpv3,5 triliun meningkat menjadi Rp 32,6 di tahun 2019. Sedangkan penghimpunan dana di tahun 2010 sebesar Rp 5,2 triliun, tumbuh menjadi Rp 43,8 triliun di tahun 2019. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI