BNI Telah Terima Dana Penebusan Dari 550 WP

YOGYA (KRjogja.com) –  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengungkapkan telah menerima Rp 29 miliar dengan jumlah wajib pajak (WP) yang melakukan penebusan sekitar 550 orang. Bank berpelat merah ini menargetkan mampu menampung sekitar Rp 70 triliun dari dana repatriasi amnesti pajak tersebut.

"Perkembangan penyerapan dana repatriasi dari amnesti pajak sangat positif. Total yang menebus hingga saat ini hampir Rp 29 miliar sejak kita dipilih sebagai salah satu bank persepsi penerima dana repatriasi dari amnesti pajak," kata Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni kepada KRjogja.com, Minggu (14/8/2016).

Sebelumnya, BNI telah melakukan berbagai persiapan dan sosialisasi terkait amnesti pajak. Pihaknya sekaligus mengeluarkan produk-produk yang siap untuk menampung dana repatriasi tersebut. Masuknya dana repatriasi ke produk bank, maka akan membantu perbankan dalam menguatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang akhirnya penyaluran kredit ke masyarakat akan lebih besar dengan bunga lebih terjangkau.
 
Pihaknya menargetkan dana repatriasi yang masuk ke grup BNI mencapai Rp 70 triliun, ‎dengan rincian Rp 55 triliun ke produk BNI dan Rp 25 triliun tersebar ke produk anak usaha.

"Kita akan terus tingkatkan dan optimalisasi penyerapan dana repatriasi. Kami optimis mampu mencapai target dengan berbagai produk invetasi unggulan yang kami tawarkan," imbuh Baiquni.

Selain itu, BNI terus memperluas jangkauan wilayahnya di berbagai daerah supaya mampu menggarap potensi dengan maksimal. Salah satunya DIY yang belum lama ini diresmikan BNI Kantor Wilayah Yogyakarta. (R-4)

 

BNI

BERITA REKOMENDASI