BPJS Kesehatan Gandeng Tiga Manajer Investasi

JAKARTA (KRjogja.com) – Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 1 Tahun 2016, BPJS Kesehatan wajib menempatkan investasi pada Surat Berharga Negara (SBN) paling rendah 30% dari seluruh jumlah investasi BPJS Kesehatan. 

Adapun penempatan investasi pada SBN tersebut melalui reksadana. Untuk menunaikan mandat tersebut sekaligus untuk menjaga keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Indonesia-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan siap menjajaki kerja sama dengan tiga manajer investasi terkemuka di Indonesia, yakni PT Mandiri Manajemen Investasi, PT Bahana TCW Investment Management, serta PT Danareksa Investment Management.

"Endowment fund atau dana abadi adalah reksadana yang diterbitkan oleh manajer investasi melalui kerja sama dengan pihak tertentu, yang hasilnya digunakan untuk mendanai kegiatan sosial dan bersifat non-profit. BPJS Kesehatan selaku badan hukum publik yang memiliki prinsip nirbala, bekerja sama dengan manajer investasi untuk menjalankan konsep endowment fund ini dalam Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK),” Demikian Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso .

Endowment fund bertujuan sebagai wadah/sarana penghimpun dana jangka panjang yang diharapkan dapat memberikan dukungan finansial terhadap program-program sosial yang dijalankan investor"Para investor dapat memilih jenis partisipasi dalam skema endowment fund ini".ujar Kemal

BPJS Kesehatan sendiri telah menandatangani Nota Kesepahaman sebagai komitmen menjadi sponsor atau investor awal dalam endowment fund Reksa Dana Pendapatan Tetap Indonesia Sehat tersebut. Dalam skema endowment fund, BPJS Kesehatan juga berlaku sebagai penerima hasil keuntungan investasi. (Ati)

BERITA REKOMENDASI